Logo
Home Berita

Kementrans Terjunkan 1.458 Tim Ekspedisi Patriot ke 53 Kawasan Transmigrasi

Oleh Redaksi 06 May 2026
Kementrans Terjunkan 1.458 Tim Ekspedisi Patriot ke 53 Kawasan Transmigrasi
Kementrans Terjunkan 1.458 Tim Ekspedisi Patriot ke 53 Kawasan Transmigrasi — infopublik.id
Kementerian Transmigrasi menyiapkan 1.458 Tim Ekspedisi Patriot untuk memperkuat pembangunan 53 kawasan transmigrasi di Indonesia pada 2026.

Pada Minggu, 3 Mei 2026, Kementerian Transmigrasi (Kementrans) mengumumkan penyiapan 1.458 Tim Ekspedisi Patriot (TEP) untuk diterjunkan ke 53 kawasan transmigrasi di seluruh Indonesia. Program ini dirancang oleh Menteri Transmigrasi, M. Iftitah Sulaiman Suryanagara, guna memperkuat pembangunan sekaligus meningkatkan kehadiran negara di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Menteri Iftitah menegaskan bahwa pembangunan nasional harus menjangkau seluruh pelosok negeri, terutama kawasan yang masih menghadapi kesenjangan. Menurutnya, Indonesia membutuhkan lebih dari sekadar wacana, melainkan kehadiran nyata untuk menuntaskan kemiskinan di daerah yang kaya akan potensi alam.

Skema Penugasan dan Sasaran Program

Program TEP bertujuan mendukung transformasi transmigrasi melalui riset, kajian, dan pendampingan masyarakat secara langsung. Para peserta yang merupakan lulusan D4 dan S1 akan membantu masyarakat di sektor pertanian, perikanan, pendidikan, kesehatan, penguatan ekonomi lokal, serta infrastruktur dasar.

Masa pengabdian tim ini dibagi menjadi dua skema berdasarkan wilayah penugasan. Peserta akan mengabdi selama empat bulan untuk penugasan di luar wilayah Papua, sedangkan untuk wilayah Papua ditetapkan masa pengabdian selama satu tahun penuh.

Syarat Pendaftaran dan Jadwal Seleksi

Kementrans berkolaborasi dengan sepuluh perguruan tinggi negeri terkemuka di Indonesia untuk menyukseskan program ini. Meski demikian, Menteri Iftitah memastikan bahwa pendaftaran tetap terbuka luas bagi lulusan dari perguruan tinggi swasta maupun kampus lain di seluruh penjuru Tanah Air.

Seluruh calon peserta diwajibkan mengikuti proses seleksi yang hasilnya dijadwalkan akan diumumkan pada Juni 2026. Setelah dinyatakan lolos, para peserta akan menerima pembekalan intensif pada bulan Juli sebelum resmi diberangkatkan ke lokasi penugasan masing-masing.

Melalui ekspedisi ini, pemerintah berharap dapat melahirkan generasi muda pelopor pembangunan yang berkomitmen hadir di tengah rakyat. Semangat pengabdian ini diharapkan mampu membawa manfaat nyata dan memperkuat pembangunan kawasan transmigrasi secara berkelanjutan.

Disarikan dari sumber resmi infopublik.id

Penulis
Redaksi
Jurnalis kami menyajikan berita dengan akurat dan berimbang untuk Anda.
Bagikan:
Link berhasil disalin