LAN Gelar Konferensi Internasional di Jakarta untuk Akselerasi SDGs
Lembaga Administrasi Negara (LAN) menyelenggarakan konferensi internasional bertajuk Systemic Impact through Transformative Training di Jakarta pada 19–23 April 2026. Acara ini bertujuan untuk mempercepat pencapaian Agenda Pembangunan Berkelanjutan 2030 (SDGs) melalui pengembangan kapasitas Aparatur Sipil Negara (ASN).
Konferensi ini terselenggara berkat kolaborasi dengan Program Managing Global Governance (MGG) dari German Institute of Development and Sustainability (IDOS). Kepala LAN, Muhammad Taufiq, menyatakan forum ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dan antarnegara dalam menghasilkan dampak nyata kebijakan publik.
“Forum ini diharapkan memperkuat ekosistem pembelajaran yang relevan dan berorientasi hasil,” ujar Taufiq dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin (20/4/2026). Ia menambahkan bahwa peningkatan kompetensi aparatur akan berkontribusi langsung pada kualitas kebijakan dan layanan publik.
Tantangan dan Solusi Pelatihan ASN
LAN menilai keberhasilan pembangunan berkelanjutan sangat bergantung pada peran aktif ASN di seluruh level pemerintahan. ASN tidak hanya bertugas sebagai pelaksana kebijakan, tetapi juga sebagai perancang dan evaluator program yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Namun, pelatihan sektor publik saat ini masih menghadapi tantangan dalam membentuk kompetensi transformatif untuk menjawab kompleksitas isu global. Melalui konferensi ini, LAN berupaya menerapkan pendekatan pembelajaran berbasis hasil (outcome-based learning) agar kesenjangan antara program pelatihan dan implementasi di lapangan dapat diatasi.
Kolaborasi Global untuk Pembangunan
Acara ini menghadirkan institusi pendidikan dan pelatihan publik dari negara-negara Global South, seperti Brasil, Afrika Selatan, Tiongkok, India, dan Meksiko. United Nations System Staff College serta sejumlah lembaga nasional, termasuk Universitas Gadjah Mada (UGM), juga turut terlibat dalam forum tersebut.
Para peserta akan membahas teori perubahan, mengeksplorasi konsep dampak pembelajaran, dan meninjau metode evaluasi yang efektif dalam pengembangan kapasitas ASN. Kolaborasi berkelanjutan antara LAN dan IDOS sejak 2018 ini semakin memperkuat posisi Indonesia dalam pengembangan sektor publik tingkat global.
LAN berharap forum ini menghasilkan gagasan strategis untuk menciptakan pelatihan ASN yang transformatif, adaptif, dan berdampak sistemik. Langkah strategis tersebut sejalan dengan agenda reformasi birokrasi nasional serta visi pembangunan jangka panjang Indonesia yang inklusif dan berdaya saing global.
Disarikan dari sumber resmi infopublik.id