Logo
Home Berita

BPJS Kesehatan Resmi Luncurkan Layanan Pandawa 24 Jam Penuh

Oleh Redaksi 17 Apr 2026
BPJS Kesehatan Resmi Luncurkan Layanan Pandawa 24 Jam Penuh
BPJS Kesehatan Resmi Luncurkan Layanan Pandawa 24 Jam Penuh — infopublik.id
BPJS Kesehatan meluncurkan layanan Pandawa 24 Jam dan Quick Win 100 Hari Direksi di Jakarta untuk mempermudah akses layanan administrasi peserta JKN.

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan resmi meluncurkan layanan Pandawa 24 Jam dan program Quick Win 100 Hari Direksi di Jakarta pada Rabu (15/4/2026). Langkah transformasi digital ini dilakukan agar pelayanan kepada peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) menjadi lebih cepat, mudah, dan setara.

Kini, operasional layanan Pandawa dapat diakses penuh setiap hari, setelah sebelumnya hanya tersedia pada jam kerja pukul 08.00 hingga 15.00 WIB. Peserta cukup mengirimkan pesan melalui WhatsApp di nomor 08118165165 untuk mendapatkan respons solutif terkait kebutuhan administrasi.

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, menyebut inovasi ini sebagai wujud nyata peningkatan kualitas layanan. "Kami ingin memperluas cakupan kemampuan Pandawa ini menjadi 24 jam, yang merupakan bagian dari janji kami kepada peserta," ungkapnya. Saat ini, sistem terpusat tersebut mampu memproses sekitar 16.000 hingga 17.000 transaksi per hari.

Integrasi AI dan Quick Win 100 Hari

Ke depannya, BPJS Kesehatan berencana melengkapi Pandawa dengan teknologi kecerdasan buatan (AI) agar interaksi dengan peserta lebih personal dan informatif. Penggunaan AI melalui sistem intelligent claim juga diyakini mampu menekan inefisiensi, dengan potensi penghematan anggaran hingga Rp1 triliun.

Peluncuran ini sekaligus menandai dimulainya Quick Win Direksi yang mencakup delapan program strategis. Program tersebut terdiri dari empat inisiatif pelayanan berpusat pada pelanggan (customer centric) untuk merespons keluhan seperti keterlambatan jadwal praktik dokter dan kekosongan obat.

Selain itu, terdapat program kolaborasi bersama pemerintah untuk memperkuat ekosistem JKN melalui integrasi data kependudukan. Dukungan ini juga diarahkan pada penyuksesan program nasional, termasuk inisiatif pemberian makanan bergizi untuk masyarakat.

Tantangan Keaktifan Kepesertaan JKN

Hingga 1 April 2026, total peserta JKN telah mencapai 284 juta jiwa, atau mencakup 99,41 persen dari keseluruhan penduduk Indonesia. Meskipun demikian, BPJS Kesehatan mencatat bahwa tingkat keaktifan peserta saat ini baru menyentuh angka 79 persen.

Hal tersebut menjadi tantangan tersendiri untuk memastikan seluruh rakyat benar-benar terlindungi secara aktif. Oleh karena itu, Prihati menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor, termasuk kepatuhan masyarakat dalam membayar iuran yang menjadi urat nadi keberlangsungan ekosistem JKN.

Disarikan dari sumber resmi infopublik.id

Penulis
Redaksi
Jurnalis kami menyajikan berita dengan akurat dan berimbang untuk Anda.
Bagikan:
Link berhasil disalin