Pemkab Blora Siapkan 26 Calon Sekolah Adiwiyata Nasional 2026
BLORA - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Blora menggelar pendampingan intensif bagi 26 sekolah untuk meraih predikat Calon Sekolah Adiwiyata Nasional (CSAN) 2026. Kegiatan pembinaan ini dipusatkan di Aula DLH Kabupaten Blora selama lima hari, mulai Senin (13/4/2026) hingga Senin (20/4/2026).
Kepala Bidang Peningkatan Kapasitas dan Penanganan Pengaduan Lingkungan Hidup (PKPPLH) DLH Blora, Muhamad Muniri, menyebut langkah ini sebagai komitmen kuat pemerintah daerah. Tujuannya tidak lain untuk mendorong budaya peduli lingkungan di seluruh institusi pendidikan.
Sinkronisasi Aturan dan Sistem Digital
Menurut Muniri, pendampingan ini sangat krusial karena merespons adanya pembaruan regulasi serta sistem pelaporan secara digital. Materi utama difokuskan pada pemahaman Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 5 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Sekolah Adiwiyata.
"Tahap ini belum masuk ke aplikasi, melainkan berfokus pada persiapan syarat-syarat. Petunjuk teknisnya baru sehingga perlu disinkronisasi sebelum pengisian di aplikasi SIDIA," kata Muniri di Blora, Kamis (16/4/2026).
Melalui aplikasi Sistem Informasi Digital Adiwiyata (SIDIA), pihak sekolah diharapkan mampu mendokumentasikan inovasi pengelolaan lingkungan secara sistematis. Dokumentasi tersebut mencakup program pengelolaan sampah, penghematan energi, hingga kegiatan penghijauan di lingkungan sekolah.
Pembentukan Karakter Siswa
Dalam arahannya, Muniri menekankan bahwa program Adiwiyata bukan sekadar perlombaan untuk mengejar penghargaan semata. Program ini lebih difokuskan untuk menciptakan karakter siswa yang berwawasan lingkungan secara berkelanjutan.
Proses pendampingan sengaja dilakukan secara bertahap agar setiap sekolah mendapatkan asistensi yang mendetail. Sebanyak 26 sekolah dari berbagai jenjang, mulai SD, SMP, hingga MTs, dijadwalkan mengikuti bimbingan secara bergantian.
Dengan adanya persiapan yang sangat matang ini, pihak DLH Blora merasa optimistis. Seluruh sekolah binaan tersebut diyakini mampu memenuhi kriteria ketat dan lolos verifikasi sebagai Sekolah Adiwiyata Nasional 2026.
Disarikan dari sumber resmi infopublik.id