Logo
Home Berita

DWP Lumajang Dorong Istri ASN Manfaatkan Media Sosial untuk Edukasi Publik

Oleh Redaksi 12 May 2026
DWP Lumajang Dorong Istri ASN Manfaatkan Media Sosial untuk Edukasi Publik
DWP Lumajang Dorong Istri ASN Manfaatkan Media Sosial untuk Edukasi Publik — infopublik.id
DWP Kabupaten Lumajang mendorong istri ASN memanfaatkan media sosial untuk menyebarkan informasi positif dan program pemerintah kepada masyarakat.

Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Lumajang mendorong istri aparatur sipil negara (ASN) untuk mendukung komunikasi publik pemerintah. Hal ini disampaikan oleh Ketua DWP Kabupaten Lumajang, Rahayu Agus Triyono, dalam rapat pleno di Graha Nagara Bhakti Kantor BKPSDM, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Selasa (12/5/2026).

Menurut Rahayu, istri ASN memiliki posisi strategis karena menjadi bagian dari keluarga birokrasi yang dekat dengan berbagai informasi pelayanan. Oleh karena itu, keberadaan mereka diharapkan mampu menyebarkan informasi positif dan program pembangunan kepada masyarakat di lingkungan sekitar. "Istri ASN bisa ikut menjadi bagian dari penyebar informasi yang positif," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa layanan pemerintah yang menyentuh masyarakat perlu disampaikan agar manfaatnya diketahui lebih luas. Saat ini, masih banyak program pemerintah yang membantu masyarakat namun belum sepenuhnya diketahui publik akibat keterbatasan penyebaran informasi di tingkat bawah.

Sosialisasi Program Bantuan Pemerintah

Salah satu contoh program yang patut disosialisasikan adalah Graha Lumajang. Fasilitas ini merupakan rumah singgah gratis yang disediakan Pemerintah Kabupaten Lumajang bagi warga yang menjalani pengobatan rujukan di Surabaya.

Fasilitas tersebut dinilai sangat membantu meringankan beban warga, terutama keluarga pasien yang membutuhkan tempat singgah selama proses pengobatan berlangsung. "Itu bentuk kehadiran pemerintah yang sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya pasien rujukan dan keluarganya," kata Rahayu.

Pemanfaatan Media Sosial di Era Digital

Lebih lanjut, Rahayu menekankan bahwa di era digital setiap individu memiliki peran penting dalam membangun literasi publik. Media sosial dinilai perlu dimanfaatkan untuk menyebarkan informasi yang edukatif, menenangkan, dan membangun optimisme masyarakat.

Penyebaran informasi yang baik diyakini dapat memperkuat pemahaman masyarakat terhadap kebijakan pemerintah sekaligus meningkatkan partisipasi warga dalam pembangunan. "Ketika masyarakat memahami program secara utuh, maka kepercayaan dan partisipasi juga tumbuh," tambahnya.

Komunikasi publik ditegaskan bukan hanya menjadi tugas perangkat humas pemerintah, melainkan membutuhkan dukungan seluruh elemen termasuk keluarga ASN. Dengan menjadi mitra komunikasi di masing-masing lingkungan, istri ASN turut membantu masyarakat mendapatkan pengetahuan yang benar terkait program sosial, pendidikan, hingga kesehatan.

Disarikan dari sumber resmi infopublik.id

Penulis
Redaksi
Jurnalis kami menyajikan berita dengan akurat dan berimbang untuk Anda.
Bagikan:

Komentar Facebook

Link berhasil disalin