Pengawasan Ketat Petugas Keamanan Pastikan Kelancaran Program MBG di Bogor
BOGOR — Peran petugas keamanan menjadi elemen penting dalam menjaga integritas dan kualitas Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Badan Gizi Nasional (BGN). Pengawasan ketat ini dilakukan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Jogjogan, Kabupaten Bogor, untuk memastikan seluruh aktivitas mematuhi standar operasional prosedur (SOP).
Saprudin (53), petugas keamanan yang bertugas sejak awal operasional, secara disiplin memantau berbagai aktivitas harian. Pengawasan menyeluruh ini mencakup pemeriksaan relawan hingga kontrol arus keluar-masuk barang dan kendaraan di area dapur.
Pengawasan Berlapis Sesuai SOP
Setiap relawan yang memasuki area dapur wajib menjalani pemeriksaan kelayakan secara ketat. "Setiap relawan yang masuk kami periksa, mulai dari absensi hingga suhu tubuh. Jika tidak memenuhi standar, kami minta untuk beristirahat terlebih dahulu," ujar Saprudin.
Langkah pengamanan berlapis ini merupakan upaya mitigasi risiko guna memastikan produksi dan distribusi MBG berjalan tertib serta bebas penyimpangan. Petugas keamanan juga terus memastikan kesiapan seluruh instrumen operasional sebelum kegiatan memasak dimulai.
Apabila ditemukan adanya ketidaksesuaian dengan SOP, proses distribusi bahkan dapat ditunda untuk sementara waktu. Penundaan ini akan berlangsung hingga seluruh standar kelayakan terpenuhi demi menjaga kualitas makanan kepada masyarakat.
Pendekatan Persuasif dan Soliditas Tim
Dalam pelaksanaan tugas di lapangan, para petugas lebih mengutamakan pendekatan persuasif sebagai strategi utama. Saprudin menuturkan bahwa seluruh relawan selalu menunjukkan tingkat kepatuhan yang tinggi terhadap aturan yang berlaku.
"Selama ini semua mengikuti SOP. Jika ada yang lupa, kami ingatkan, dan sejauh ini tidak ada konflik," tambahnya. Lingkungan kerja yang kondusif serta kolaboratif turut mendukung efektivitas pengawasan operasional tersebut.
Soliditas antara relawan dan petugas lapangan menjadi faktor kunci dalam menjaga kelancaran operasional program ini. Pengawasan yang terukur membuktikan bahwa keberhasilan MBG tidak hanya bergantung pada kelancaran distribusi, tetapi juga pada sistem kontrol yang kuat untuk memperkuat kepercayaan publik.
Disarikan dari sumber resmi www.bgn.go.id