Kisah Petugas Keamanan Dapur MBG di Bogor yang Rasakan Manfaat Langsung
Bogor — Saprudin (53), seorang petugas keamanan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Jogjogan, Cisarua, Bogor, merasakan langsung dampak positif Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Badan Gizi Nasional. Setiap harinya, ia bertugas menjaga dapur tempat makanan tersebut diolah, sementara ketiga anaknya menjadi penerima manfaat yang kini lebih bersemangat pergi ke sekolah.
Pria yang akrab disapa Udin ini telah bekerja sejak fasilitas tersebut pertama kali dibuka. Ia menghabiskan waktu 12 jam setiap hari untuk memastikan keamanan dan kelancaran operasional dapur MBG.
"Alhamdulillah, saya kerja di sini dari awal buka. Sampai sekarang saya merasa nyaman dan senang," ujar Saprudin. Ia bertugas mengawasi lalu lintas orang dan barang, serta memastikan semua prosedur dijalankan dengan aman.
Dampak Nyata bagi Keluarga
Sebelum bergabung di SPPG, Udin bekerja sebagai penjaga kawasan wisata alam dengan penghasilan yang tidak menentu. Kini, ia tinggal bersama istri dan ketiga anaknya di sebuah rumah sederhana yang berjarak sekitar 15 menit dari tempat kerjanya.
Ketiga anak Saprudin, yang sulung berusia 12 tahun dan bungsu baru dua tahun, kini menjadi bagian dari penerima manfaat MBG. Dampaknya terlihat dari perubahan kebiasaan yang sederhana namun sangat berarti bagi keluarga tersebut.
"Dulu anak saya susah bangun pagi. Sekarang jam setengah enam sudah bangun sendiri," tuturnya. Antusiasme anak-anaknya meningkat karena mereka tahu akan mendapatkan makanan bergizi dan susu di sekolah, sesuatu yang sebelumnya jarang mereka nikmati.
Menjaga Kualitas Program
Saprudin menceritakan momen berkesan saat salah satu anaknya menyambutnya pulang bekerja dengan penuh gembira. Baginya, perubahan kecil dari program gizi ini adalah sebuah kemewahan yang sebelumnya sulit dijangkau oleh keluarganya.
"Dia bilang, 'Ayah, aku dapat MBG!'. Sebagai orang tua, rasanya senang sekali," kenang Saprudin. Di balik seragam keamanannya, ia merasa turut berjuang dalam menjaga masa depan anak-anaknya lewat pekerjaan tersebut.
Saprudin berharap program dari negara ini dapat terus berjalan dengan baik dan tepat sasaran. "Program ini sangat baik. Harus kita jaga sama-sama kualitas dan kuantitasnya supaya benar-benar bermanfaat untuk masyarakat, terutama anak-anak," pungkasnya.
Disarikan dari sumber resmi www.bgn.go.id