Logo
Home Berita

Dukung Sekolah Rakyat, Kemensos Ajukan Tambahan 5.000 Guru ke KemenPAN-RB

Oleh Redaksi 24 Apr 2026
Dukung Sekolah Rakyat, Kemensos Ajukan Tambahan 5.000 Guru ke KemenPAN-RB
Dukung Sekolah Rakyat, Kemensos Ajukan Tambahan 5.000 Guru ke KemenPAN-RB — infopublik.id
Kemensos mengajukan tambahan 5.000 guru dan 4.000 tenaga kependidikan ke KemenPAN-RB untuk mendukung perluasan program prioritas Sekolah Rakyat.

JAKARTA - Kementerian Sosial (Kemensos) mengajukan usulan penambahan lebih dari 5.000 guru dan 4.000 tenaga kependidikan kepada KemenPAN-RB pada Kamis (23/4/2026). Langkah strategis ini dilakukan untuk mendukung perluasan program Sekolah Rakyat yang menargetkan lonjakan jumlah siswa dalam waktu dekat.

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf menjelaskan bahwa penambahan personel pendidikan ini sangat krusial. Hal tersebut sejalan dengan target peningkatan jumlah peserta didik yang sangat signifikan mulai tahun ini hingga tahun depan.

Target Lonjakan Siswa Sekolah Rakyat

Saat ini, jumlah siswa Sekolah Rakyat tercatat mencapai hampir 16.000 orang. Pemerintah menargetkan adanya penambahan lebih dari 30.000 siswa baru pada tahun ini, sehingga total peserta didik diproyeksikan akan melampaui 45.000 orang.

Menindaklanjuti arahan Presiden RI Prabowo Subianto, Kemensos berencana meningkatkan jumlah siswa baru hingga lebih dari 60.000 orang pada tahun depan. "Jadi, tahun depan target kita secara keseluruhan sudah bisa melayani lebih dari 100.000 siswa Sekolah Rakyat, untuk itu dibutuhkan tambahan guru," tutur Mensos Saifullah Yusuf.

Sinergi Antarkementerian dan Integrasi Program

Terkait spesifikasi keahlian yang dibutuhkan, Kemensos menyerahkan sepenuhnya kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Meski begitu, para pendidik terpilih tetap diwajibkan mengikuti pelatihan dan pembinaan khusus atau retreat demi menjaga kualitas pengajaran.

Sekolah Rakyat merupakan program prioritas pemerintah untuk memberikan akses pendidikan gratis bagi anak-anak dari keluarga tingkat kesejahteraan terendah (Desil 1-4). Program ini mengintegrasikan layanan Makan Bergizi Gratis (MBG), Cek Kesehatan Gratis (CKG), jaminan kesehatan PBI-JK, serta terhubung dengan Koperasi Merah Putih dan Program 3 Juta Rumah.

Berdasarkan data Kemensos, sebanyak 166 titik Sekolah Rakyat Rintisan telah beroperasi di 38 provinsi sejak Juli 2025 dengan menampung 15.900 siswa. Kini, pemerintah juga tengah membangun 101 sekolah permanen sebagai bagian dari target besar 500 sekolah permanen pada tahun 2029.

Disarikan dari sumber resmi infopublik.id

Penulis
Redaksi
Jurnalis kami menyajikan berita dengan akurat dan berimbang untuk Anda.
Bagikan:
Link berhasil disalin