Logo
Home Berita

Presiden Prabowo Beri Pengarahan Ketua DPRD se-Indonesia di Akmil Magelang

Oleh Redaksi 19 Apr 2026
Presiden Prabowo Beri Pengarahan Ketua DPRD se-Indonesia di Akmil Magelang
Presiden Prabowo Beri Pengarahan Ketua DPRD se-Indonesia di Akmil Magelang — infopublik.id
Presiden Prabowo Subianto memberikan pengarahan kepada 503 Ketua DPRD se-Indonesia di Akmil Magelang untuk perkuat sinergi dan dukung pembangunan nasional.

Presiden Prabowo Subianto memberikan pengarahan kepada 503 Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) seluruh Indonesia dalam Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD). Kegiatan ini berlangsung di Kompleks Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah, pada Sabtu (18/4/2026), dengan prosesi formal yang bertujuan utama memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah demi pembangunan nasional.

Program KPPD 2026 ini mengusung tema "Memperkuat Peran Pimpinan DPRD Provinsi/Kabupaten/Kota guna Mendukung Asta Cita Menyongsong Indonesia Emas 2045". Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap para pemangku kebijakan di daerah memiliki visi yang selaras dengan tujuan strategis negara.

Laporan Lemhannas dan Rangkaian Acara

Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas), Ace Hasan Syadzily, melaporkan bahwa KPPD berlangsung selama lima hari, mulai 15 hingga 19 April 2026. Acara pada hari tersebut diawali secara khidmat dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Setelah laporan Gubernur Lemhannas, kegiatan dilanjutkan dengan penayangan video dokumentasi. Video tersebut menggambarkan secara komprehensif proses pembelajaran dan pembinaan kepemimpinan para peserta selama mengikuti program KPPD.

Pesan Persatuan dari Presiden

Dalam arahannya, Presiden Prabowo menilai kehadiran ratusan pimpinan DPRD ini sebagai momentum sangat penting bagi tata kelola pemerintahan. Ia menegaskan pentingnya untuk hadir secara langsung demi mempererat hubungan dari hati ke hati sebagai sesama anak bangsa yang memiliki tujuan sama.

Presiden turut menyampaikan pesan kebangsaan yang menegaskan esensi persatuan di tengah keberagaman latar belakang peserta. Menurutnya, perbedaan suku, daerah asal, riwayat pendidikan, hingga afiliasi politik harus diubah menjadi kekuatan nyata dalam membangun bangsa.

Lebih lanjut, Presiden mengingatkan bahwa keberhasilan pembangunan nasional tidak hanya bergantung pada kebijakan pusat. Kekuatan Indonesia bertumpu pada kepemimpinan daerah yang solid, berintegritas, dan benar-benar berpihak pada kepentingan rakyat secara berkelanjutan.

Disarikan dari sumber resmi infopublik.id

Penulis
Redaksi
Jurnalis kami menyajikan berita dengan akurat dan berimbang untuk Anda.
Bagikan:
Link berhasil disalin