Tunjangan Profesi Guru Tingkatkan Kesejahteraan dan Inovasi Pendidik di Yogyakarta
Program Tunjangan Profesi Guru (TPG) terus memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan dan profesionalisme tenaga pendidik di Yogyakarta. Hal ini terungkap dalam keterangan resmi pada Selasa (12/5/2026), yang menyoroti inovasi guru di SD Negeri Lempuyangan 1 dan SMP Negeri 15 Yogyakarta.
Kehadiran program tersebut dinilai tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan hidup para guru secara finansial. TPG juga secara langsung mendorong tenaga pendidik untuk lebih inovatif dalam menghadirkan pembelajaran berkualitas bagi para murid.
Di SD Negeri Lempuyangan 1, sebanyak 17 guru telah tersertifikasi dan menerima manfaat TPG. Program ini terbukti menopang kesejahteraan sekaligus memperkuat kualitas pembelajaran di lingkungan sekolah tersebut.
Perjuangan Menuju Sertifikasi Pendidik
Guru SD Negeri Lempuyangan 1, Shinta Puspitasari, menyatakan bahwa perjuangan memperoleh sertifikat pendidik membutuhkan komitmen yang sangat tinggi. Selain dituntut mengajar, ia harus menyelesaikan Pendidikan Profesi Guru (PPG) dan mengikuti serangkaian uji kompetensi.
Perjuangan tersebut membuahkan hasil ketika dirinya mulai menerima TPG secara rutin sejak Mei 2025. "Sertifikat pendidik bukan sekadar syarat administrasi, tetapi bukti bahwa guru harus terus belajar demi memberikan pembelajaran terbaik bagi murid," ujar Shinta.
Lebih lanjut, TPG dinilai memberi ruang bagi para guru untuk lebih leluasa mengembangkan media dan metode pembelajaran di kelas. Shinta mengaku dapat membeli alat peraga, buku latihan membaca, hingga menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan.
Dukungan untuk Pengembangan Kompetensi
Kepala SMP Negeri 15 Yogyakarta, Siswanto, menyebut sekitar 85 persen guru di sekolahnya telah memiliki sertifikat pendidik dan menerima TPG reguler. Menurutnya, kesejahteraan yang terjamin membuat fokus guru dalam berinovasi dan mendampingi murid menjadi jauh lebih maksimal.
Guru Bahasa Inggris SMP Negeri 15 Yogyakarta, Mega Ayu Wulandari, menambahkan bahwa TPG adalah bentuk apresiasi negara terhadap dedikasi pendidik. Tunjangan ini sangat membantu dalam membiayai keikutsertaan pada pelatihan, seminar, hingga pengembangan media pembelajaran.
Senada dengan Mega, Guru Bimbingan dan Konseling Aulia Diah Pratiwi memandang proses sertifikasi sebagai perjalanan yang menuntut profesionalisme tinggi. Ia menegaskan bahwa kesejahteraan yang lebih baik memampukan guru untuk fokus mengembangkan diri dan membimbing siswa.
Komitmen Peningkatan Kesejahteraan Guru
Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Nunuk Suryani, menegaskan pemerintah terus berkomitmen meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik. Hal ini diwujudkan melalui berbagai kebijakan, termasuk kelancaran penyaluran tunjangan profesi bagi guru yang memenuhi persyaratan.
"Negara hadir dan terus bekerja agar kesejahteraan guru semakin baik dari waktu ke waktu," kata Nunuk menegaskan komitmen pemerintah pusat.
Melalui penguatan program TPG, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah berupaya mendorong lahirnya guru-guru yang profesional, adaptif, dan sejahtera. Langkah strategis ini diharapkan mampu mempercepat terwujudnya pendidikan bermutu bagi seluruh anak Indonesia.
Disarikan dari sumber resmi infopublik.id