Logo
Home Berita

Pemerintah Percepat Transisi Energi, Kapasitas Simpan BBM Ditingkatkan hingga 30 Hari

Oleh Redaksi 12 May 2026
Pemerintah Percepat Transisi Energi, Kapasitas Simpan BBM Ditingkatkan hingga 30 Hari
Pemerintah Percepat Transisi Energi, Kapasitas Simpan BBM Ditingkatkan hingga 30 Hari — infopublik.id
Kementerian ESDM mempercepat transisi dan swasembada energi dengan meningkatkan kapasitas simpan BBM hingga 30 hari untuk meredam dampak krisis global.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mempercepat upaya transisi dan swasembada energi nasional dengan meningkatkan kapasitas simpan bahan bakar minyak (BBM) minimal hingga 30 hari. Kebijakan strategis ini disampaikan oleh Koordinator Komunikasi dan Layanan Informasi Publik Kementerian ESDM, Dian Lorensa, dalam acara Gaskeun Camp di Kota Yogyakarta pada Selasa (12/5/2026).

Langkah percepatan energi ini mencakup target penghentian impor BBM jenis solar yang diproyeksikan mulai berlaku pada tahun 2026 mendatang. Penguatan infrastruktur dinilai krusial di tengah ketidakpastian global akibat krisis politik di Timur Tengah yang mengganggu distribusi dan memicu kenaikan harga minyak dunia.

Upaya Konkret Mewujudkan Kedaulatan Energi

Pemerintah kini menjalankan sejumlah upaya konkret untuk mewujudkan kedaulatan energi nasional di tengah berbagai tantangan. Upaya tersebut di antaranya mencakup pembatasan konsumsi energi fosil, akselerasi konversi kendaraan listrik, serta optimalisasi penggunaan energi terbarukan.

Menurut Dian, kapasitas kilang minyak akan terus ditingkatkan agar ketahanan energi nasional makin kokoh. Selain itu, pemerintah juga berfokus pada pengembangan bahan bakar nabati (BBN) melalui implementasi mandatori biofuel, termasuk menyiapkan langkah konkret pemanfaatan B50.

Peningkatan Literasi Energi Generasi Muda

Pesan edukasi mengenai kemandirian energi ini disampaikan melalui kegiatan Gaskeun Camp yang diselenggarakan oleh Ditjen Komunikasi Publik dan Media (KPM) Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi). Dalam kesempatan tersebut, pemerintah memastikan bahwa Indonesia memiliki fundamental energi yang kuat menghadapi krisis berkat cadangan batu bara yang melimpah.

Mengusung tema "Gen Z Mandiri Energi: Jurus Jitu Berdaulat di Era Digital", kegiatan literasi ini dihadiri oleh ratusan perwakilan mahasiswa dan masyarakat Yogyakarta. Mahasiswa dari Universitas Ahmad Dahlan (UAD) turut berpartisipasi dalam acara yang dirancang sebagai upaya strategis untuk meningkatkan kesadaran energi di era digital tersebut.

Disarikan dari sumber resmi infopublik.id

Penulis
Redaksi
Jurnalis kami menyajikan berita dengan akurat dan berimbang untuk Anda.
Bagikan:

Komentar Facebook

Link berhasil disalin