Logo
Home Berita

Kemen PU Siapkan SPPG Wirolegi di Jember sebagai Pusat Pemenuhan Gizi

Oleh Redaksi 08 May 2026
Kemen PU Siapkan SPPG Wirolegi di Jember sebagai Pusat Pemenuhan Gizi
Kemen PU Siapkan SPPG Wirolegi di Jember sebagai Pusat Pemenuhan Gizi — infopublik.id
Kemen PU menyiapkan SPPG Wirolegi di Jember berkapasitas 3.000 porsi per siklus. Fasilitas ini akan dikelola BGN dukung pemenuhan gizi masyarakat.

Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) menyiapkan fasilitas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kelurahan Wirolegi, Kabupaten Jember, Jawa Timur, yang keterangannya dirilis pada Jumat (8/5/2026). Fasilitas ini dirancang sebagai pusat produksi dan distribusi makanan terpadu guna mendukung layanan pemenuhan gizi masyarakat setempat.

Fasilitas SPPG Wirolegi diproyeksikan mampu memproduksi hingga 3.000 porsi makanan dalam setiap siklus distribusinya. Jangkauan layanan operasional dibatasi maksimal sekitar 30 menit dari lokasi agar kualitas makanan tetap terjaga dan distribusi berjalan efisien.

Menteri PU Dody Hanggodo menyatakan bahwa kementeriannya berperan aktif dalam menyiapkan infrastruktur pendukung program pemenuhan gizi. Fokus pembangunan diarahkan pada wilayah yang belum terjangkau kemitraan swasta maupun daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Sinergi Pusat dan Dampak Ekonomi

Menteri Dody menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah pusat dan daerah terus diperkuat untuk memastikan kelancaran distribusi logistik. Hal ini dibuktikan melalui dukungan Pemerintah Kabupaten Jember berupa penyediaan akses jalan dari bandara menuju lokasi SPPG agar program prioritas Presiden terlaksana optimal.

Lokasi SPPG Wirolegi dinilai sangat strategis karena hanya berjarak 10,1 kilometer atau 20 menit perjalanan dari Bandara Notohadinegoro Jember. Selain memperbaiki gizi masyarakat, kehadiran fasilitas ini diprediksi memberikan dampak ekonomi langsung dengan menyerap sekitar 50 tenaga kerja operasional lokal.

Dikelola oleh Badan Gizi Nasional (BGN)

Fasilitas ini dibangun di atas lahan milik pemerintah daerah setempat melalui skema pinjam pakai selama lima tahun. Berbagai sarana penunjang turut dibangun, mulai dari bangunan utama, instalasi air minum, instalasi pengolahan air limbah (IPAL), hingga tempat penampungan sementara (TPS).

Ke depannya, pengelolaan operasional fasilitas SPPG akan diserahkan secara penuh kepada Badan Gizi Nasional (BGN). Penyerahan ini bertujuan untuk mendukung keberlanjutan layanan pemenuhan gizi bagi masyarakat di wilayah tersebut.

Kementerian PU memandang pembangunan SPPG Wirolegi tidak sekadar berfokus pada pekerjaan fisik semata. Upaya tersebut menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah untuk memperkuat layanan dasar masyarakat melalui sistem distribusi pangan yang lebih efektif.

Disarikan dari sumber resmi infopublik.id

Penulis
Redaksi
Jurnalis kami menyajikan berita dengan akurat dan berimbang untuk Anda.
Bagikan:
Link berhasil disalin