Pemkab Malinau Optimalkan Lahan Tidur untuk Ketahanan Pangan Melalui Program PESAT
Pemerintah Kabupaten Malinau terus mendorong penguatan ketahanan pangan dan peningkatan produktivitas daerah dengan mengoptimalkan pemanfaatan lahan tidur. Langkah ini diwujudkan melalui kegiatan tanam perdana komoditas jagung, pepaya, dan pisang di kawasan Jalan Poros Pengadilan Negeri Malinau pada Jumat, 8 Mei 2026.
Kegiatan tanam perdana tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Malinau, Wempi W. Mawa. Inisiatif ini merupakan bagian dari program inovasi daerah bernama "PESAT" yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat dan penciptaan lapangan kerja baru.
Menurut Bupati Wempi, lahan milik pemerintah daerah sepanjang delapan kilometer tersebut akan dikembangkan secara bertahap menjadi kawasan produktif sekaligus ruang hijau. Selain ditanami komoditas pertanian, lahan tersebut juga akan dimanfaatkan untuk budidaya perikanan melalui kanal-kanal air di sekitarnya.
Kolaborasi Akademik dan Keterlibatan Warga
Dalam pelaksanaannya, Pemkab Malinau merekrut tenaga kerja dari masyarakat sekitar untuk mengelola dan merawat kawasan tersebut. Pemerintah daerah juga memberikan pendampingan berkelanjutan agar pengelolaan pertanian berjalan secara optimal dan mampu meningkatkan ekonomi warga.
Bupati menjelaskan bahwa bibit jagung yang ditanam merupakan varietas unggulan hasil kerja sama dengan Universitas Hasanuddin. Bibit tersebut diperoleh saat kunjungan kerja ke Makassar dan dinilai sangat cocok dengan kondisi tanah di wilayah Malinau.
Ke depan, sejumlah perguruan tinggi dijadwalkan akan berkunjung ke Malinau untuk memperkuat kolaborasi pengembangan komoditas pertanian berbasis akademik dan teknologi. Pemkab Malinau berkomitmen menghadirkan inovasi pertanian yang sesuai dengan kondisi daerah dan memiliki daya saing tinggi.
Selain komoditas jagung, pemerintah daerah juga melihat potensi besar pada pengembangan pisang, kopi, dan kelapa yang mulai diminati pasar luar negeri. Program ini diharapkan tidak hanya menopang produksi pangan, tetapi juga memperkuat kesejahteraan warga setempat melalui pengelolaan lahan produktif milik daerah.
Disarikan dari sumber resmi infopublik.id