Logo
Home Berita

BGN Tegaskan Tak Ada Batas Usia Maksimal bagi Relawan Makan Bergizi Gratis

Oleh Redaksi 07 May 2026
BGN Tegaskan Tak Ada Batas Usia Maksimal bagi Relawan Makan Bergizi Gratis
BGN Tegaskan Tak Ada Batas Usia Maksimal bagi Relawan Makan Bergizi Gratis — bgn.go.id
Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan tidak ada batas usia maksimal bagi relawan program Makan Bergizi Gratis selama sehat dan siap bekerja.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) terbuka tanpa batas usia maksimal bagi relawan. Pernyataan tersebut disampaikan Dadan di Jakarta pada Kamis, 7 Mei, sebagai langkah mendukung pemenuhan gizi nasional. Ia memastikan seluruh lapisan masyarakat yang sehat dan siap bekerja dapat ikut berkontribusi dalam program ini.

Menurut Dadan, program MBG merupakan program strategis nasional yang sangat membutuhkan keterlibatan berbagai elemen masyarakat. Partisipasi publik dinilai menjadi salah satu kekuatan utama agar pelaksanaan program dapat berjalan optimal di berbagai daerah. "Tidak ada batas usia maksimum selama relawan dalam kondisi sehat dan mampu bekerja," tuturnya.

Peran Krusial Relawan di Lapangan

Ia menjelaskan bahwa relawan memegang peran penting dalam menjaga kelancaran operasional di lapangan. Tugas para relawan meliputi dukungan distribusi makanan bergizi, proses pelayanan, hingga memastikan seluruh kegiatan berjalan tertib dan tepat sasaran.

Meskipun usia maksimal tidak dibatasi, Dadan menekankan bahwa ketentuan usia minimal tetap diberlakukan secara ketat. "Untuk menjadi relawan, syarat usia minimal tetap 18 tahun," ujarnya. Kebijakan ini merupakan bentuk perhatian BGN terhadap kesiapan fisik dan mental relawan untuk mengemban tanggung jawab di lapangan.

Mendorong Ekosistem yang Inklusif

Keterlibatan masyarakat dalam program MBG dinilai tidak hanya sebatas dukungan terhadap program pemerintah. Lebih dari itu, partisipasi publik mencerminkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang kuat dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat Indonesia.

Pihak BGN terus mendorong terciptanya ekosistem pelaksanaan program yang inklusif, kolaboratif, dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat di berbagai wilayah. "Semangatnya adalah membuka ruang partisipasi seluas-luasnya bagi masyarakat yang ingin ikut berkontribusi," kata Dadan.

Melalui dukungan relawan dari berbagai latar belakang, program MBG diharapkan mampu menjangkau lebih banyak penerima manfaat. Upaya ini sejalan dengan komitmen pemerintah untuk memperkuat pemenuhan gizi sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Tanah Air.

Disarikan dari sumber resmi www.bgn.go.id

Penulis
Redaksi
Jurnalis kami menyajikan berita dengan akurat dan berimbang untuk Anda.
Bagikan:
Link berhasil disalin