Logo
Home Berita

Banjarbaru Raih Penghargaan Terbaik I Penanganan Stunting di Kalimantan

Oleh Redaksi 06 May 2026
Banjarbaru Raih Penghargaan Terbaik I Penanganan Stunting di Kalimantan
Banjarbaru Raih Penghargaan Terbaik I Penanganan Stunting di Kalimantan — infopublik.id
Wali Kota Banjarbaru raih Penghargaan Terbaik I Penanganan Stunting dan Kemiskinan se-Kalimantan yang diserahkan oleh Mendagri pada Selasa (5/5/2026).

Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby, sukses meraih Penghargaan Terbaik I kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting Kelompok Kota Regional Kalimantan pada ajang Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah Berprestasi 2026. Penghargaan prestisius ini diserahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian, di Platinum Hotel & Convention Hall pada Selasa (5/5/2026).

Mendagri Tito Karnavian bersama Direktur Utama Tempo menyerahkan penghargaan ini sebagai pengakuan atas performa Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarbaru. Pemkot dinilai paling menonjol dalam mengintegrasikan program pengentasan kemiskinan dan percepatan penurunan stunting di kawasan Kalimantan.

Dalam sambutannya, Tito menegaskan pentingnya kompetisi sehat antar daerah untuk memacu kinerja pemerintahan. "Sebagai kepala daerah yang dipilih rakyatnya, metode terbaik adalah menciptakan iklim kompetitif, karena dari sana akan lahir kinerja dan inovasi terbaik," tuturnya.

Insentif Fiskal dan Inovasi Program

Sebanyak 24 pemerintah daerah menerima penghargaan dalam forum tersebut yang juga diiringi dengan pemberian insentif fiskal. Pemerintah pusat mengalokasikan insentif sebesar Rp3 miliar bagi peringkat pertama seperti Banjarbaru, sebagai stimulus agar capaian daerah terus ditingkatkan.

Keberhasilan Banjarbaru ini lahir dari orkestrasi kerja panjang yang sistematis dan kolaboratif antar berbagai pihak. Penanganan stunting diperkuat melalui Pra Musrenbang Tematik Stunting 2026 yang melibatkan 86 pemangku kepentingan lintas sektor, mulai dari dinas terkait hingga kader Posyandu.

Salah satu inovasi kunci yang dijalankan adalah program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING). Program ini menggerakkan para pemangku kepentingan untuk menjadi orang tua asuh bagi anak-anak berisiko demi memastikan intervensi gizi berjalan berkesinambungan dan tepat sasaran.

Komitmen Keberlanjutan Pembangunan

Konsistensi pada pemenuhan gizi, perbaikan sanitasi, serta keterbukaan data lapangan menjadi fondasi kuat bagi program ini. Pendekatan serupa juga diterapkan dalam penanggulangan kemiskinan guna memastikan program benar-benar menjangkau kelompok masyarakat yang paling rentan.

Wali Kota Lisa menegaskan bahwa capaian membanggakan ini adalah hasil kerja keras dan milik seluruh masyarakat Banjarbaru. Pihaknya berkomitmen untuk terus bekerja guna memastikan setiap anak tumbuh sehat dan keluarga merasakan peningkatan kesejahteraan.

"Ini bukan akhir, melainkan penguat komitmen kami untuk menghadirkan pembangunan yang benar-benar dirasakan dan berkelanjutan," ujar Lisa. Pendekatan berbasis data, kolaborasi lintas sektor, dan inovasi terukur terbukti menjadi kunci nyata perubahan yang telah dihadirkan oleh Banjarbaru.

Disarikan dari sumber resmi infopublik.id

Penulis
Redaksi
Jurnalis kami menyajikan berita dengan akurat dan berimbang untuk Anda.
Bagikan:
Link berhasil disalin