Logo
Home Berita

668 Rumah di Sumatera Utara Direnovasi Pemerintah

Oleh Redaksi 27 Mar 2026
668 Rumah di Sumatera Utara Direnovasi Pemerintah
668 Rumah di Sumatera Utara Direnovasi Pemerintah — setneg.go.id
Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) mewakili pemerintah terus melanjutkan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya.

Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) terus dijalankan oleh pemerintah melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP). Langkah ini diambil sebagai wujud komitmen negara untuk menyediakan tempat tinggal yang lebih aman, sehat, dan memenuhi standar kelayakan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Khusus di Provinsi Sumatera Utara untuk tahun 2026, pemerintah telah mengalokasikan dana BSPS bagi 19.668 hunian. Rincian alokasi tersebut meliputi 8.885 rumah di wilayah perdesaan, 5.525 unit di zona pesisir, serta 5.258 rumah yang berada di kawasan perkotaan.

"Sokongan dana ini kami harapkan mampu mendongkrak taraf hidup masyarakat sekaligus mempercepat perbaikan mutu lingkungan permukiman," kata Maruarar sebagaimana dikutip dari situs resmi Kementerian PKP, Jumat (27/03/2026).

Rencananya, BSPS di Sumatera Utara akan digulirkan pada pekan kedua April 2026 yang menjangkau seluruh kawasan, mulai dari perkotaan, pelosok desa, daerah terisolir, hingga wilayah pesisir. Menteri PKP juga meminta partisipasi aktif warga untuk mengawal jalannya program demi memastikan dana negara tersalurkan dengan tepat sasaran.

"Kami mengimbau masyarakat untuk ikut memantau dan tidak ragu melapor ke Kementerian PKP jika menemukan adanya pungutan liar. Pastikan laporan tersebut didukung oleh bukti otentik seperti dokumentasi foto maupun video," tegasnya.

Sebagai informasi, BSPS merupakan wujud intervensi finansial negara bagi MBR guna memperbaiki atau membangun rumah swadaya dengan mengedepankan prinsip gotong royong. Program yang menjadi salah satu prioritas Presiden Prabowo Subianto ini menargetkan pembenahan hingga 400.000 rumah di seluruh penjuru Nusantara.

Lebih dari sekadar membedah rumah, inisiatif ini diharapkan mampu memacu sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan elemen masyarakat demi mewujudkan penataan kawasan permukiman yang lebih rapi dan berkesinambungan.

"Kami juga ingin memupuk kembali semangat gotong royong serta kesadaran masyarakat dalam memelihara kebersihan lingkungan sekitarnya," pungkas Maruarar. (DND/UN-Humas Kemensetneg)

 

 

 

 

Disarikan dari sumber resmi www.setneg.go.id

Penulis
Redaksi
Jurnalis kami menyajikan berita dengan akurat dan berimbang untuk Anda.
Bagikan:
Link berhasil disalin