Pemkab Buleleng dan BP3MI Bali Kolaborasi Perkuat Perlindungan Pekerja Migran
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng bersinergi dengan Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Provinsi Bali untuk memperkuat perlindungan pekerja migran. Sinergi ini secara resmi ditandai melalui audiensi jajaran BP3MI Bali ke Dinas Kominfosanti Kabupaten Buleleng pada Jumat, 24 April 2026. Kolaborasi tersebut bertujuan untuk memperluas jangkauan penyebaran informasi serta edukasi migrasi yang aman kepada masyarakat.
Kepala Dinas Kominfosanti Buleleng, Made Suharta, menyatakan kesiapan penuh pemerintah daerah dalam mendukung penyebarluasan informasi program perlindungan tersebut. Menurutnya, pemahaman mengenai perlindungan sangat penting agar pekerja migran terhindar dari berbagai dampak merugikan di kemudian hari. Dukungan diseminasi ini akan direalisasikan melalui optimalisasi media sosial, siaran keliling, hingga pemanfaatan videotron agar menjangkau audiens secara efektif.
Kampanye Nasional Migrasi Aman
Sementara itu, Kepala BP3MI Bali, Muhammad Ikbal, menekankan urgensi kerja sama dengan pemerintah daerah mengingat tingginya jumlah PMI asal Bali, khususnya dari Kabupaten Buleleng. Ia berharap berbagai program kementerian yang menjadi fokus utama dapat disosialisasikan langsung kepada masyarakat melalui kerja sama dengan Dinas Kominfosanti Buleleng.
Ikbal menambahkan, salah satu program strategis yang akan segera diperkuat pelaksanaannya adalah Kampanye Nasional Migrasi Aman. Program edukatif ini secara khusus bertujuan untuk meningkatkan kesadaran publik terhadap prosedur migrasi yang legal dan bebas dari risiko penipuan.
Melalui langkah kolaboratif ini, Pemkab Buleleng dan BP3MI Bali berharap upaya pencegahan terhadap berbagai risiko yang dihadapi pekerja migran dapat dilakukan lebih dini. Pada akhirnya, sinergi lintas instansi ini ditargetkan mampu meningkatkan standar perlindungan dan kesejahteraan pahlawan devisa secara berkelanjutan.
Disarikan dari sumber resmi infopublik.id