Kemenhub Perkuat Investigasi Keselamatan Penerbangan di Forum Global Bali
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memperkuat kerja sama internasional dalam investigasi keselamatan penerbangan melalui ajang International Civil Aviation Organization (ICAO) – EASA Forum on Safety Investigation di Denpasar, Bali, pada Kamis (23/4/2026). Acara ini digelar untuk memperkuat sistem investigasi keselamatan udara di kawasan melalui kolaborasi global.
Forum internasional tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Kemenhub, European Union Aviation Safety Agency (EASA), serta ICAO kawasan Asia Pasifik (APAC). Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub, Lukman F. Laisa, menegaskan bahwa keselamatan penerbangan adalah prioritas utama setiap negara.
“Keselamatan tetap menjadi prioritas tertinggi dalam penerbangan. Keselamatan dibangun atas dasar kepercayaan, transparansi, dan perbaikan berkelanjutan,” ujar Lukman. Ia juga menyebutkan bahwa kompleksitas penerbangan menuntut sebuah sistem investigasi yang lebih adaptif.
Kolaborasi Global dan Isu Strategis
Pertemuan ini dihadiri oleh regulator penerbangan, otoritas investigasi kecelakaan, organisasi internasional, serta para pelaku industri global. Sejumlah lembaga bergengsi turut berpartisipasi, di antaranya International Air Transport Association (IATA), Airbus, Boeing, dan program regional COSCAP-SEA.
Di dalam forum tersebut, para peserta membahas sejumlah isu strategis terkait penguatan koordinasi antarnegara. Mereka juga membedah implementasi standar keselamatan internasional hingga penyusunan rekomendasi investigasi yang efektif dan berbasis data.
Menurut Lukman, investigasi keselamatan bukan sekadar evaluasi pascakejadian, melainkan instrumen penting untuk mencegah kecelakaan di masa depan. Setiap laporan dan perbaikan memiliki satu tujuan utama, yaitu melindungi nyawa manusia.
Dorong Reformasi Transportasi Nasional
Penyelenggaraan forum ini menegaskan posisi Indonesia sebagai aktor aktif dalam penguatan keselamatan penerbangan global, khususnya di Asia Tenggara. Melalui kolaborasi strategis, Indonesia mendorong terciptanya sistem keselamatan penerbangan yang terintegrasi, proaktif, dan berkelanjutan.
Pendekatan ini sangat sejalan dengan agenda reformasi transportasi nasional serta visi pembangunan Asta Cita dalam hal pelayanan publik. Sinergi ini diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi konkret demi melindungi para pengguna jasa transportasi udara di tingkat regional dan global.
Disarikan dari sumber resmi infopublik.id