Program Makan Bergizi Gratis Sukses Turunkan Sampah Plastik di Sekolah
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Badan Gizi Nasional (BGN) tidak hanya memenuhi kebutuhan nutrisi, tetapi juga berhasil menurunkan volume sampah plastik di SDN Jogjogan 01, Kabupaten Bogor. Sejak dilaksanakan pada bulan Oktober lalu, program ini sukses mengubah kebiasaan konsumsi siswa menjadi lebih sehat.
Kehadiran program MBG membuat para siswa menjadi lebih jarang membeli jajanan di luar area sekolah. Perubahan pola jajan tersebut berdampak langsung dan positif pada berkurangnya limbah plastik bekas kemasan makanan.
Koordinator MBG SDN Jogjogan 01, Redi, membenarkan adanya perubahan perilaku yang berimplikasi signifikan terhadap lingkungan sekolah. "Setelah adanya MBG, siswa menjadi lebih jarang jajan, sehingga berdampak pada menurunnya jumlah sampah plastik dibandingkan sebelumnya," ujarnya.
Dukungan Pedagang dan Pengelolaan Lingkungan
Menurunnya kebiasaan jajan para siswa ternyata tidak menimbulkan penolakan dari lingkungan masyarakat di sekitar. Para pedagang yang berjualan di luar area sekolah justru menunjukkan dukungan penuh terhadap program MBG dan mengaku tidak merasa dirugikan.
Dari segi pengelolaan kebersihan, SDN Jogjogan 01 juga telah memiliki sistem penanganan sampah yang sangat terstruktur. Tiga orang petugas kebersihan rutin mengumpulkan dan mengelola sampah setiap sore hari setelah seluruh kegiatan belajar mengajar selesai.
Pihak sekolah turut menyediakan fasilitas tempat pembuangan khusus untuk mendukung pengolahan sampah secara mandiri. Implementasi ini membuktikan bahwa intervensi gizi dari pemerintah mampu menciptakan dampak multidimensi, termasuk pembentukan perilaku ramah lingkungan di fasilitas pendidikan.
Disarikan dari sumber resmi www.bgn.go.id