Badan Gizi Nasional Perkuat Pengawasan Program MBG, Libatkan Satgas dan Aparat
Badan Gizi Nasional (BGN) memperkuat sistem pengawasan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) guna memastikan pelaksanaannya transparan, akuntabel, dan tepat sasaran. Langkah ini ditegaskan saat kunjungan dinas BGN ke Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Sulawesi Tengah di Palu, pada Jumat (17/4).
Penguatan pengawasan tersebut dilakukan melalui pembentukan Satuan Tugas (Satgas) oleh pemerintah daerah di tingkat provinsi hingga kabupaten atau kota. Satgas ini akan memantau secara aktif distribusi program dan memastikan kesesuaian pelaksanaannya di lapangan.
Selain Satgas, BGN juga mendorong keterlibatan pemerintah daerah, masyarakat, hingga aparat penegak hukum dalam sistem pengawasan. Kolaborasi lintas sektor ini dinilai penting untuk mencegah potensi penyimpangan sejak tahap perencanaan hingga distribusi.
Pengawasan Berlapis Cegah Penyimpangan
Kepala Biro Hukum dan Humas BGN, Khairul Hidayati, menegaskan bahwa pengawasan adalah aspek krusial dalam menjaga kredibilitas Program MBG. Ia menyebutkan bahwa pengawasan harus dilakukan secara ketat untuk menutup setiap celah penyimpangan.
"Kami tidak ingin ada celah yang berpotensi menimbulkan penyimpangan. Karena itu, pengawasan dilakukan secara berlapis dengan melibatkan berbagai unsur di pusat maupun daerah," ujar Hidayati di Palu, Jumat (17/4).
Pendekatan kolaboratif ini merupakan bentuk komitmen BGN untuk memastikan program berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Transparansi dan akuntabilitas menjadi prinsip utama yang terus dijaga ketat dalam setiap tahapan pelaksanaannya.
Partisipasi Publik dan Kontrol Sosial
Program Makan Bergizi Gratis diharap dijalankan dengan integritas tinggi agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat luas. BGN mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama menjaga program tersebut agar tetap berada di jalur yang benar.
Selain pengawasan secara struktural, BGN turut membuka ruang partisipasi publik sebagai mekanisme kontrol sosial yang efektif. Masyarakat diimbau untuk ikut mengawasi jalannya program di lingkungan masing-masing dan segera melaporkan jika menemukan indikasi penyimpangan.
Disarikan dari sumber resmi www.bgn.go.id