Logo
Home Berita

ENAP Brasil Dorong Transformasi Pelatihan Sektor Publik Berbasis Dampak Nyata

Oleh Redaksi 20 Apr 2026
ENAP Brasil Dorong Transformasi Pelatihan Sektor Publik Berbasis Dampak Nyata
ENAP Brasil Dorong Transformasi Pelatihan Sektor Publik Berbasis Dampak Nyata — infopublik.id
ENAP Brasil mendorong transformasi kapasitas sektor publik di forum internasional LAN Jakarta, berfokus pada strategi dan dampak nyata bagi negara.

Direktur Jenderal Pengembangan Profesional Escola Nacional de Administração Pública (ENAP) Brasil, Bruna Daniella da Paz Tenorio, mendorong transformasi pengembangan kapasitas sektor publik. Pesan ini disampaikan dalam forum internasional Systemic Impact through Transformative Training yang digelar Lembaga Administrasi Negara (LAN) di Jakarta, Senin (20/4/2026). Bruna menegaskan, pelatihan harus menjadi strategi besar untuk memperkuat kapasitas negara, bukan sekadar peningkatan kemampuan individu.

Forum tersebut diselenggarakan oleh LAN bekerja sama dengan German Institute of Development and Sustainability. Menurut Bruna, pendekatan yang selama ini berfokus pada pelatihan formal perlu segera ditransformasikan. Tujuannya adalah membangun sistem yang mampu meningkatkan kemampuan institusi secara menyeluruh dalam merespons tantangan global.

“Pelatihan bukan hanya berbagi pengetahuan, tetapi bagaimana institusi mampu memahami masalah, mengambil keputusan, mengoordinasikan kebijakan, hingga memberikan respons yang lebih baik kepada masyarakat,” ujar Bruna.

Perubahan Paradigma Pengukuran Keberhasilan

Bruna menjelaskan, ENAP sebagai sekolah pemerintahan tingkat federal di Brasil memiliki mandat yang luas. Mandat tersebut tidak hanya mencakup pendidikan dan pelatihan, tetapi juga inovasi, penelitian, serta produksi pengetahuan. Praktiknya diarahkan untuk membangun kemampuan institusional yang berkelanjutan.

Ia menekankan pentingnya perubahan paradigma dalam mengukur keberhasilan pelatihan aparatur negara. Indikator keberhasilan tidak boleh lagi hanya berbasis pada jumlah peserta atau kegiatan semata. Pengukuran harus difokuskan pada dampak nyata terhadap kinerja pemerintah dalam menyelesaikan masalah kompleks dan melayani masyarakat.

Terdapat beberapa indikator kunci yang perlu diperhatikan dalam transformasi ini. Indikator tersebut meliputi kemampuan negara menyelesaikan masalah, peningkatan koordinasi antarinstansi, dan penguatan kapasitas institusional. “Pertanyaan utama bukan lagi berapa banyak pelatihan dilakukan, tetapi apakah pelatihan tersebut membantu negara menjawab tantangan publik,” tegasnya.

Pembelajaran Kontekstual dan Pelayanan Publik

Dalam implementasinya, ENAP mengedepankan pembelajaran kontekstual yang terhubung langsung dengan kondisi nyata di lapangan. Pendekatan adaptif ini mencakup pemanfaatan inovasi sosial, analisis data publik, serta penguatan kerja tim dalam pengelolaan kebijakan.

Aspek nilai dalam pelayanan publik juga menjadi sorotan utama dalam pengembangan kapasitas. Kompetensi teknis harus dibarengi dengan penguatan pemahaman aparatur terhadap karakteristik masyarakat yang dilayani. Menurut Bruna, memberdayakan institusi publik berarti meningkatkan kemampuan mereka untuk merespons kebutuhan masyarakat secara berkualitas.

Pandangan ENAP ini sejalan dengan agenda reformasi birokrasi global saat ini. Penguatan sumber daya manusia (SDM) aparatur menjadi kunci peningkatan kualitas layanan publik sekaligus mempercepat pencapaian pembangunan berkelanjutan.

Disarikan dari sumber resmi infopublik.id

Penulis
Redaksi
Jurnalis kami menyajikan berita dengan akurat dan berimbang untuk Anda.
Bagikan:
Link berhasil disalin