Logo
Home Berita

LAN Tegaskan Pelatihan ASN Harus Berdampak Sistematis hingga Level Global

Oleh Redaksi 20 Apr 2026
LAN Tegaskan Pelatihan ASN Harus Berdampak Sistematis hingga Level Global
LAN Tegaskan Pelatihan ASN Harus Berdampak Sistematis hingga Level Global — infopublik.id
LAN mendorong program pelatihan ASN yang berdampak sistematis mulai dari level individu hingga global dan terintegrasi dengan pembangunan berkelanjutan.

Lembaga Administrasi Negara (LAN) melalui Deputi Bidang Pengembangan Kapasitas Aparatur Sipil Negara (ASN), Tri Widodo Wahyu Utomo, menegaskan bahwa pelatihan ASN harus berdampak nyata dari tingkat individu hingga global. Penegasan ini disampaikan dalam forum internasional di Jakarta pada Senin (20/4/2026) guna memastikan program peningkatan kapasitas memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

Forum bertajuk Systemic Impact through Transformative Training tersebut diselenggarakan oleh LAN bekerja sama dengan German Institute of Development and Sustainability. "Pertanyaan utama bukan lagi berapa banyak peserta pelatihan, tetapi bagaimana kelompok yang relatif kecil ini mampu menghasilkan dampak yang jauh lebih luas," ujar Tri Widodo.

Empat Tingkatan Dampak Pelatihan

Tri Widodo menjelaskan bahwa pengembangan kapasitas ASN harus dirancang secara sistematis dengan memperhatikan empat tingkatan dampak. Pada level pertama atau individu, pelatihan wajib meningkatkan kompetensi ASN agar semakin relevan dengan tugas dan fungsinya. Selanjutnya pada level organisasi, peningkatan kompetensi tersebut harus terakumulasi menjadi kinerja institusi yang lebih baik.

Tingkatan ketiga berada pada level nasional, di mana dampak organisasi diarahkan agar senantiasa berkontribusi pada pencapaian pembangunan nasional. Terakhir, pada level global, seluruh upaya perbaikan birokrasi ini harus bermuara pada kontribusi terhadap kemajuan kemanusiaan. Pendekatan berlapis ini memastikan pelatihan tidak berhenti sebagai sekadar proses belajar.

Integrasi Pembangunan Berkelanjutan

Lebih lanjut, LAN menekankan pentingnya integrasi pengembangan kapasitas pegawai negara dengan target Sustainable Development Goals (SDGs). Pada 2025, LAN mencatat sebanyak 584 peserta pelatihan telah terlibat dalam program Aksi Perubahan berbasis implementasi proyek. Tri Widodo menegaskan bahwa setiap program aksi tersebut dirancang untuk mendukung pencapaian target SDGs.

Sejumlah inisiatif hasil pengembangan kapasitas ASN terpantau telah menunjukkan dampak konkret di berbagai sektor. Di sektor pendidikan, program Kelas Perahu di Kabupaten Pangkep berhasil menurunkan angka putus sekolah hingga 52 persen, sejalan dengan indikator pendidikan berkualitas pada SDGs.

Sementara di bidang pelayanan publik, perluasan Mal Pelayanan Publik (MPP) kini telah menjangkau hampir seluruh provinsi di Indonesia. Kehadiran MPP terbukti memudahkan masyarakat di berbagai daerah dalam mengakses layanan perizinan dan investasi tanpa harus datang ke Jakarta.

Inovasi berkelanjutan dalam layanan administrasi kependudukan juga terus dikembangkan demi meningkatkan efisiensi akses bagi warga. Seluruh pendekatan berbasis dampak ini sejalan dengan agenda reformasi birokrasi nasional yang memosisikan kualitas SDM aparatur sebagai kunci pelayanan publik berdaya saing global.

Disarikan dari sumber resmi infopublik.id

Penulis
Redaksi
Jurnalis kami menyajikan berita dengan akurat dan berimbang untuk Anda.
Bagikan:
Link berhasil disalin