Logo
Home Berita

Pemerintah Perkuat Strategi Bawa Pencak Silat Tembus Olimpiade

Oleh Redaksi 16 Apr 2026
Pemerintah Perkuat Strategi Bawa Pencak Silat Tembus Olimpiade
Pemerintah Perkuat Strategi Bawa Pencak Silat Tembus Olimpiade — infopublik.id
Pemerintah melalui Presiden Prabowo memperkuat strategi pembinaan dan diplomasi budaya agar olahraga pencak silat mampu menembus ajang Olimpiade.

JAKARTA - Pemerintah Indonesia serius memperkuat strategi pembinaan pencak silat agar mampu menembus panggung global, khususnya Olimpiade. Komitmen ini ditegaskan oleh Presiden Prabowo Subianto saat membuka Musyawarah Nasional (Munas) XVI Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) di Jakarta pada Selasa (14/4/2026).

Dalam arahannya, Presiden menekankan bahwa pencak silat bukan sekadar cabang olahraga. Seni bela diri ini merupakan instrumen strategis untuk membangun karakter bangsa sekaligus memperkuat diplomasi budaya Indonesia di kancah global.

"Pencak silat adalah bagian dari budaya dan kepribadian bangsa yang harus dijaga, dibina, dan dikembangkan," ujar Presiden Prabowo. Penguatan ini sejalan dengan kerangka Asta Cita terkait pembangunan sumber daya manusia (SDM) untuk meningkatkan daya saing bangsa.

Strategi Menuju Olimpiade

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir, yang menerima penghargaan dalam Munas tersebut, memastikan kesiapan pemerintah. Pihaknya akan mengawal pengembangan pencak silat secara terstruktur dari berbagai aspek.

Menurut Erick, fokus pengembangan mencakup pembinaan atlet, penguatan organisasi, hingga ekspansi kompetisi di tingkat internasional. Ia menilai pencak silat memiliki modal kuat untuk mendunia dari sisi jumlah perguruan, basis atlet, hingga nilai budayanya.

Meski potensinya besar, strategi terpadu sangat dibutuhkan. Langkah ini menjadi syarat utama agar pencak silat dapat diakui secara resmi sebagai cabang olahraga yang dipertandingkan di Olimpiade.

Apresiasi Tokoh Penggerak

Lebih lanjut, Presiden Prabowo menyoroti pentingnya filosofi pencak silat dalam membentuk ketahanan nasional berbasis karakter. Nilai kemandirian, disiplin, dan kekuatan mental dinilai sebagai fondasi penting untuk membangun masyarakat yang tangguh.

Pada kesempatan tersebut, pemerintah juga memberikan apresiasi kepada sejumlah tokoh yang dinilai berkontribusi besar mengembangkan pencak silat. Mereka di antaranya adalah Panglima TNI Agus Subiyanto, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, dan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri.

Melalui dukungan lintas sektor, pemerintah menargetkan pencak silat menjadi kebanggaan nasional yang berdaya saing global. Upaya strategis ini diharapkan mampu memperluas pengaruh positif Indonesia di panggung dunia.

Disarikan dari sumber resmi infopublik.id

Penulis
Redaksi
Jurnalis kami menyajikan berita dengan akurat dan berimbang untuk Anda.
Bagikan:
Link berhasil disalin