Pemerintah Dorong Transformasi Pembinaan dan Digitalisasi Catur Nasional
Pemerintah melalui Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mendorong transformasi cabang olahraga catur agar tidak sekadar berorientasi prestasi, melainkan juga memperkuat industri olahraga nasional. Hal tersebut ditegaskan Menpora saat membuka Musyawarah Nasional Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) di Jakarta, sebagaimana rilis yang diterima pada Selasa (14/4/2026).
Menpora Erick menilai pengembangan olahraga di Indonesia harus masuk ke ekosistem yang lebih luas, seperti industri dan pariwisata olahraga. Menurutnya, ketergantungan pada prestasi semata tanpa dukungan ekonomi dikhawatirkan akan menyulitkan keberlanjutan pembinaan atlet.
"Olahraga tidak hanya soal prestasi, tetapi juga industri. Tanpa pertumbuhan industri, sulit mencapai prestasi yang konsisten," ujar Erick. Ia menambahkan bahwa industri olahraga global yang telah bernilai ratusan miliar dolar AS merupakan pilar penting bagi kemajuan olahraga suatu negara.
Transformasi Digital dan Pembinaan Berjenjang
Dalam konteks catur, pemerintah mendorong adanya terobosan digital melalui penguatan kompetisi berbasis daring. Langkah ini dinilai efektif menjangkau generasi muda sekaligus membuka peluang ekonomi baru yang terhubung dengan sektor pariwisata.
Selain itu, pemerintah juga tengah merestrukturisasi pembinaan atlet melalui pengelompokan pemusatan latihan nasional (pelatnas) menjadi kategori elite, madya, dan muda. Skema berjenjang ini diharapkan mampu menjaga kesinambungan prestasi secara efisien dan tepat sasaran di tengah keterbatasan anggaran.
Sinergi Pembinaan Berkelanjutan
Ketua Umum PB Percasi Utut Adianto menyatakan bahwa Munas kali ini menjadi momentum regenerasi kepemimpinan dan penguatan digitalisasi, termasuk mempopulerkan catur di lingkungan sekolah. Senada dengan hal itu, Ketua Umum KONI Marciano Norman menekankan pentingnya program berkesinambungan demi melahirkan grandmaster baru kelas dunia.
Melalui penguatan industri, digitalisasi, dan pembinaan terstruktur, pemerintah menargetkan catur sebagai bagian dari ekosistem ekonomi kreatif. Langkah taktis ini sejalan dengan agenda Asta Cita dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing global.
Disarikan dari sumber resmi infopublik.id