Logo
Home Berita

Kemendes PDT dan Tiongkok Perkuat Kerja Sama Pengentasan Daerah Tertinggal

Oleh Redaksi 16 Apr 2026
Kemendes PDT dan Tiongkok Perkuat Kerja Sama Pengentasan Daerah Tertinggal
Kemendes PDT dan Tiongkok Perkuat Kerja Sama Pengentasan Daerah Tertinggal — infopublik.id
Kemendes PDT dan Tiongkok memperkuat kerja sama bilateral untuk mempercepat pengentasan daerah tertinggal melalui pemberdayaan masyarakat dan ekonomi.

Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) terus mendorong penguatan kerja sama bilateral antara Indonesia dan Tiongkok. Langkah ini menjadi instrumen strategis untuk mempercepat pengentasan daerah tertinggal melalui peningkatan kesejahteraan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.

Hal tersebut disampaikan oleh Mendes PDT Yandri Susanto saat menerima audiensi Duta Besar Tiongkok untuk Republik Indonesia, Wang Lutong. Pertemuan strategis ini berlangsung di Kantor Kemendes PDT, Kalibata, Jakarta Selatan, pada Rabu (15/4/2026).

Yandri Susanto menegaskan bahwa hubungan bilateral ini tidak hanya difokuskan pada penyaluran bantuan sosial semata. Kerja sama tersebut juga diarahkan secara khusus pada pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kapasitas di berbagai daerah.

Fokus Pemberdayaan dan Penyesuaian Nomenklatur

Menurut Yandri, kerja sama internasional ini diharapkan mampu menjawab berbagai persoalan nyata di daerah tertinggal. Pendekatan yang digunakan akan lebih berkelanjutan dengan berbasis pada peningkatan kapasitas masyarakat setempat.

Dalam pertemuan tersebut, Yandri juga menyoroti pentingnya penyesuaian dokumen kerja sama seiring perubahan nomenklatur lembaganya. Hal ini menyusul perubahan struktur dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi menjadi Kemendes PDT.

Penyesuaian nomenklatur tersebut dinilai perlu segera dilakukan bersamaan dengan pembahasan perpanjangan masa berlaku kerja sama. Langkah ini dipercaya akan meningkatkan efektivitas birokrasi, mengoptimalkan sumber daya, serta memastikan kelancaran program tahun 2026.

Mendorong Program 12 Aksi Bangun Desa

Lebih lanjut, Yandri menekankan pentingnya penyusunan rencana kerja yang konkret (Plan of Action) sebagai peta jalan pelaksanaan kerja sama. Penyusunan dokumen turunan ini menjadi dasar implementasi agar target yang disepakati dapat tercapai secara optimal.

Ia juga memperkenalkan program prioritas Kemendes PDT yang terangkum dalam 12 Aksi Bangun Desa kepada delegasi Tiongkok. Beberapa program unggulan di dalamnya meliputi pengembangan Desa Tematik, Desa Ekspor, dan Desa Wisata.

Program-program tersebut dinilai memiliki potensi besar dalam mengoptimalkan sumber daya lokal yang dimiliki setiap wilayah. Implementasi program ini diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan dimulai langsung dari tingkat desa.

Sebagai informasi, audiensi bilateral ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi jajaran Kemendes PDT. Di antaranya adalah Wakil Menteri Desa dan PDT Ariza Patria, Sekretaris Jenderal Taufik Madjid, Dirjen PEID Tabrani, Kepala BPSDM Agustomi Masik, serta Staf Khusus Menteri M. Fahad Attamimi.

Disarikan dari sumber resmi infopublik.id

Penulis
Redaksi
Jurnalis kami menyajikan berita dengan akurat dan berimbang untuk Anda.
Bagikan:
Link berhasil disalin