BGN Dorong UMKM dan Produk Lokal Jadi Tulang Punggung Program Makan Bergizi Gratis
Badan Gizi Nasional (BGN) terus memperkuat fondasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini dilakukan dengan mendorong penggunaan produk dalam negeri serta pelibatan pelaku usaha lokal secara masif.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui Rapat Pembahasan Rancangan Peraturan BGN di Jakarta pada Selasa (7/4). Pertemuan antarinstansi ini menitikberatkan pada penguatan ekosistem ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan.
Pengungkit Ekonomi Nasional
Kepala Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat BGN, Khairul Hidayati, menyampaikan bahwa rancangan peraturan tersebut dirancang secara khusus. Tujuannya adalah meningkatkan penggunaan produk dalam negeri sekaligus memperluas partisipasi pengusaha lokal.
"Regulasi ini kami dorong sebagai langkah konkret untuk memastikan Program MBG tidak hanya berdampak pada peningkatan gizi masyarakat," ujar Hida di Jakarta, Selasa (7/4). Ia menambahkan bahwa program ini diharapkan menjadi pengungkit ekonomi nasional melalui pelibatan aktif pelaku usaha dalam negeri.
Peluang bagi UMKM dan BUM Desa
Melalui rancangan kebijakan ini, pelaku usaha daerah mulai dari UMKM, koperasi, hingga BUM Desa akan mendapatkan peluang lebih luas. Mereka nantinya dapat terlibat langsung dalam rantai pasok pelaksanaan Program MBG.
Hal tersebut sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional secara menyeluruh. Selain itu, langkah strategis ini diyakini mampu membuka lapangan kerja baru di tingkat desa maupun daerah.
Lebih lanjut, Hida menekankan pentingnya sinergi lintas kementerian dan lembaga dalam penyusunan regulasi tersebut. "Agar regulasi yang disusun tidak hanya kuat secara substansi, tetapi juga efektif dan implementatif dalam mendukung keberhasilan Program MBG di lapangan," pungkasnya.
Disarikan dari sumber resmi www.bgn.go.id