Logo
Home Berita

Hadapi Krisis Global, Prabowo Sebut Danantara Sebagai Pilar Ketahanan Ekonomi Nasional.

Oleh Redaksi 11 Mar 2026
Hadapi Krisis Global, Prabowo Sebut Danantara Sebagai Pilar Ketahanan Ekonomi Nasional.
Hadapi Krisis Global, Prabowo Sebut Danantara Sebagai Pilar Ketahanan Ekonomi Nasional. — setkab.go.id
Pada HUT ke-1 Danantara (11/3/2026), Presiden Prabowo menegaskan pentingnya peran strategis lembaga ini untuk memperkuat ketahanan ekonomi nasional di tengah krisis global.

Presiden Prabowo memberikan pidato dalam perayaan HUT perdana Danantara Indonesia yang berlokasi di Wisma Danantara, pada Rabu, 11 Maret 2026.

Dalam perayaan ulang tahun pertama Danantara Indonesia di Wisma Danantara pada Rabu, 11 Maret 2026, Presiden Prabowo Subianto menyoroti posisi krusial lembaga tersebut. Menurutnya, Danantara menjadi pilar penting untuk memperkokoh fundamental ekonomi negara di tengah maraknya guncangan krisis global.

Presiden mengungkapkan bahwa situasi dunia saat ini yang penuh ketidakpastian dan krisis menuntut langkah yang cepat. Meski begitu, ia mengingatkan bahwa krisis pada dasarnya adalah ujian sekaligus peluang untuk bangkit. "Seperti yang diajarkan sejarah, pihak yang tangguh akan mampu bertahan, sedangkan yang lemah akan makin terpuruk," tuturnya.

Kepala Negara juga meyakini bahwa melimpahnya sumber daya alam yang dimiliki Indonesia menjadi modal utama untuk menghadapi berbagai rintangan dunia. Prabowo memandang potensi tersebut sebagai fondasi vital guna merawat stabilitas dan kekuatan ekonomi domestik.

Ia sangat percaya bahwa anugerah alam yang melimpah akan membawa bangsa ini melewati masa-masa sulit. Bahkan, Prabowo menganggap rentetan krisis saat ini sebagai sebuah berkah yang tersembunyi (blessing in disguise) yang justru akan membuat Indonesia makin tangguh ke depannya.

Di samping itu, Presiden turut memaparkan berbagai upaya pemerintah dalam membangun kemandirian bangsa. Langkah tersebut direalisasikan melalui pencapaian swasembada pangan serta energi yang saat ini sedang berlangsung, di mana Danantara turut mengambil peran penting di dalamnya.

Prabowo menyebutkan bahwa target kemandirian pangan saat ini perlahan mulai terealisasi secara bertahap. Sementara di sektor energi, pemerintah telah menyusun perencanaan matang dan optimistis kemandirian tersebut dapat terwujud dalam kurun waktu empat tahun ke depan.

Tidak hanya mengawal kedaulatan dan ketahanan negara, keberadaan Danantara juga menjadi simbol bahwa Indonesia sanggup mengelola aset nasionalnya secara profesional. Hal ini menempatkan Indonesia pada posisi yang setara dengan lembaga pengelola dana abadi (sovereign wealth fund) milik negara-negara lain.

"Danantara menjadi wujud nyata bahwa berbekal tekad dan kemauan yang kuat, Indonesia sanggup melakukan lompatan besar serta mensejajarkan diri dengan pencapaian negara-negara global," tambahnya.

Presiden kemudian mengingatkan seluruh pengurus Danantara agar senantiasa menerapkan tata kelola yang bersih demi mendongkrak performa lembaga. Ia menegaskan bahwa para pengurus memikul tanggung jawab dan ekspektasi rakyat untuk merawat harta negara demi kesejahteraan generasi penerus bangsa.

Ke depannya, tata kelola yang berintegritas dan profesional diharapkan mampu menjadikan Danantara sebagai tulang punggung bagi kemandirian finansial Indonesia. Lembaga ini diyakini akan memacu pertumbuhan ekonomi negara secara berkesinambungan. (BPMI Setpres)

Disarikan dari sumber resmi setkab.go.id

Penulis
Redaksi
Jurnalis kami menyajikan berita dengan akurat dan berimbang untuk Anda.
Bagikan:
Link berhasil disalin