Dampak Positif Makan Bergizi Gratis, Anak di Makassar Kini Gemar Sayur dan Buah
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diterapkan di sejumlah sekolah di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, memberikan dampak positif bagi kesehatan anak. Program ini tidak hanya membantu pemenuhan gizi, tetapi juga berhasil mengubah kebiasaan makan siswa menjadi lebih sehat.
Manfaat nyata tersebut dirasakan langsung oleh Umi Khumaira, salah satu orang tua siswa di TK Aisyiyah Bustanul Athfal Balang Boddong. Ia mengaku program dari Badan Gizi Nasional (BGN) ini membuat anaknya yang sebelumnya sangat pemilih soal makanan, kini mulai terbiasa mengonsumsi sayur dan buah.
"Selama ada MBG, anak saya mau makan sayur karena didorong oleh gurunya. Padahal kalau dari rumah, ia pasti menolak jika dibekalkan sayur atau buah utuh yang tidak dijus," ungkap Umi pada Selasa (10/3).
Perubahan Pola Makan Terbawa ke Rumah
Menurut Umi, perubahan positif pada anaknya tersebut mulai terbawa hingga ke rumah. Sang anak yang sebelumnya sangat selektif terhadap makanan, kini lebih berani mencoba berbagai menu baru.
Sebelum adanya Program MBG, menu makanan yang disiapkan di rumah cenderung sederhana dan praktis. Umi mengakui bahwa terkadang orang tua sering menyajikan makanan cepat saji seperti naget karena keterbatasan waktu di pagi hari.
"Namun, dari program MBG ini asupan protein, kalsium, gizi, dan vitamin anak sangat diperhatikan. Hal ini membuat kami sebagai orang tua merasa sangat terbantu," tambahnya.
Berdampak pada Peningkatan Berat Badan
Pengalaman mengejutkan lainnya dialami Umi ketika anaknya bersedia memakan nasi kuning yang disajikan dalam menu MBG. Padahal, sebelumnya sang anak menganggap nasi harus berwarna putih dan selalu menolak hidangan seperti nasi goreng maupun nasi kuning.
Selain perubahan pola makan, perkembangan kondisi fisik dan kesehatan anak juga terlihat jelas. Umi menyebut berat badan anaknya yang sempat turun, kini mulai mengalami peningkatan yang cukup signifikan.
Ia memperkirakan terdapat kenaikan berat badan sekitar 1,5 hingga 2 kilogram dalam beberapa waktu terakhir. Oleh karena itu, ia sangat mendukung kehadiran Program MBG yang terbukti membantu orang tua dalam membentuk kebiasaan sehat pada anak-anak.
Umi berharap agar program tersebut dapat terus berjalan secara berkesinambungan di masa depan. "Harapan saya, semoga variasi menunya semakin kreatif dan tidak monoton, sehingga terus mendukung kesehatan dan gizi anak-anak," tutupnya.
Disarikan dari sumber resmi www.bgn.go.id