Logo
Home Berita

Dapur Program MBG di Makassar Libatkan Pekerja Difabel, Ciptakan Lingkungan Inklusif

Oleh Redaksi 10 Mar 2026
Dapur Program MBG di Makassar Libatkan Pekerja Difabel, Ciptakan Lingkungan Inklusif
Dapur Program MBG di Makassar Libatkan Pekerja Difabel, Ciptakan Lingkungan Inklusif — bgn.go.id
Dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Makassar merekrut pekerja difabel. Kepala SPPG pastikan lingkungan kerja inklusif tanpa perundungan.

MAKASSAR - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tamalate Maccini Sombala di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, membuka kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas. Langkah ini diterapkan secara nyata dalam operasional dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kepala SPPG Tamalate Maccini Sombala, Zulkarnain, menyebutkan pihaknya sejak awal berniat merekrut pekerja difabel. Hal ini bertujuan agar kelompok rentan tersebut dapat berpartisipasi aktif dalam kegiatan sosial sekaligus mandiri.

"Memang dari awal kami berniat merekrut dua orang disabilitas, tapi yang kami temukan baru satu orang. Kami menerima orang yang kesulitan mendapat pekerjaan, yang penting dia semangat kerja," ujar Zulkarnain pada Selasa (10/3).

Saat ini, satu pekerja difabel yang telah bergabung di dapur SPPG tersebut adalah Andi Cesarian (21). Andi dikenal sebagai sosok yang rajin dan mampu beradaptasi dengan baik di lingkungan kerjanya.

Lingkungan Kerja Inklusif Bebas Perundungan

Zulkarnain menegaskan, kehadiran pekerja difabel harus didukung oleh lingkungan kerja yang inklusif dan saling menghargai. Ia telah memberikan arahan tegas kepada seluruh relawan agar menjaga sikap dan tidak melakukan perundungan.

"Saya sudah memberikan arahan kepada seluruh relawan agar tidak ada yang merundung pekerja disabilitas," tegasnya. Setiap relawan di dapur SPPG diwajibkan saling membantu rekan kerja yang memiliki keterbatasan.

Melalui lingkungan kerja yang terbuka, pekerja difabel diharapkan merasa nyaman dan berkontribusi maksimal. Mereka memiliki peran yang sama pentingnya dalam menyiapkan makanan bergizi bagi para penerima manfaat program MBG.

Kesempatan Setara bagi Disabilitas

Relawan SPPG yang mengajak Andi bergabung, Hasriyanti, menuturkan bahwa penyandang disabilitas memiliki kemampuan bekerja jika diberi kesempatan. Ia menyebut SPPG Tamalate Maccini Sombala berpotensi menjadi percontohan dapur MBG inklusif di wilayah Makassar.

"Alhamdulillah Kepala SPPG sendiri yang meminta. Kalau memang dia giat dan suka bekerja, tidak apa-apa dimasukkan saja," ungkap Hasriyanti. Kini setiap pagi, Andi datang bekerja dengan semangat baru di tempat yang menerimanya apa adanya.

Di tengah kesibukan dapur menyiapkan makanan bergizi bagi anak-anak sekolah, Andi membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang. Ia tetap bisa bekerja, berkontribusi secara nyata, dan menjadi bagian utuh dari tim Badan Gizi Nasional.

Disarikan dari sumber resmi www.bgn.go.id

Penulis
Redaksi
Jurnalis kami menyajikan berita dengan akurat dan berimbang untuk Anda.
Bagikan:
Link berhasil disalin