Logo
Home Berita

Kereta Petani dan Pedagang KAI Layani 17 Ribu Pelanggan Rute Rangkasbitung-Merak

Oleh Redaksi 13 May 2026
Kereta Petani dan Pedagang KAI Layani 17 Ribu Pelanggan Rute Rangkasbitung-Merak
Kereta Petani dan Pedagang KAI Layani 17 Ribu Pelanggan Rute Rangkasbitung-Merak — infopublik.id
PT KAI mencatat Kereta Petani dan Pedagang rute Rangkasbitung-Merak telah melayani 17.867 pelanggan sejak Januari 2026 dengan tarif PSO terjangkau.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI melalui Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, pada Selasa, 12 Mei 2026, menyatakan bahwa layanan Kereta Petani dan Pedagang rute Merak-Rangkasbitung telah melayani 17.867 pelanggan. Pencapaian jumlah pelanggan angkutan hasil bumi ini tercatat secara kumulatif selama periode 1 Januari hingga 11 Mei 2026.

Layanan kereta ini dirancang khusus untuk membawa hasil panen petani dan barang dagangan menuju pasar di wilayah Banten dan sekitarnya. Dengan tarif yang disubsidi melalui skema Public Service Obligation (PSO), masyarakat kecil sangat terbantu dalam menekan biaya distribusi logistik harian mereka.

Anne menjelaskan, selisih ongkos perjalanan menggunakan kereta sangat berarti bagi ketahanan ekonomi petani dan pedagang kecil. Saat biaya distribusi menjadi lebih ringan, masyarakat dapat membawa lebih banyak hasil panen serta mempertahankan penghasilan untuk menopang kebutuhan keluarga.

Fasilitas dan Rute Layanan

Kereta Petani dan Pedagang tercatat mulai beroperasi sejak 1 Desember 2025 dengan tarif terjangkau yakni Rp3.000 per perjalanan. Kereta relasi ekonomi ini melayani rute Merak–Rangkasbitung pergi-pulang setiap harinya dengan total 14 jadwal perjalanan reguler.

Jadwal operasional harian tersebut terdiri atas tujuh perjalanan dari Stasiun Merak dan tujuh perjalanan dari Stasiun Rangkasbitung. Fasilitas di dalam kereta juga telah dimodifikasi secara khusus agar sesuai dengan kebutuhan pelanggan yang mayoritas membawa barang dagangan atau hasil pertanian dalam jumlah banyak.

Modifikasi fasilitas meliputi tempat duduk menyamping berkapasitas 73 orang, pintu kabin yang lebih lebar, serta ruang penyimpanan barang bawaan ekstra. Untuk menggunakan layanan ini, masyarakat cukup melakukan registrasi menggunakan KTP di loket stasiun guna memperoleh kartu pelanggan khusus.

Dukungan untuk Ekonomi Masyarakat

Keberadaan layanan kereta PSO ini terbukti mempercepat kelancaran distribusi komoditas pertanian menuju berbagai pasar tradisional. Hasil panen seperti cabai, bawang, tomat, dan sayuran segar dapat tiba di lokasi dalam kondisi baik sehingga memiliki nilai jual lebih tinggi.

Anne menambahkan bahwa kelancaran distribusi pangan dari kawasan agraris ke pusat perdagangan ini memberikan manfaat ganda bagi banyak pihak. Petani menjadi lebih mudah mengangkut hasil kebun, pedagang terbantu menjaga pasokan dagangan, dan masyarakat luas mendapatkan bahan pangan yang lebih segar.

Layanan KAI ini menjadi wujud nyata bagaimana integrasi transportasi publik dapat terhubung langsung dengan denyut ekonomi pasar rakyat. Kemudahan mobilitas logistik tersebut diharapkan mampu terus menjaga daya beli masyarakat dan menumbuhkan perekonomian lokal secara berkelanjutan.

Disarikan dari sumber resmi infopublik.id

Penulis
Redaksi
Jurnalis kami menyajikan berita dengan akurat dan berimbang untuk Anda.
Bagikan:

Komentar Facebook

Link berhasil disalin