Logo
Home Berita

Kemendes PDT Dorong Hilirisasi Produk Desa Tembus Pasar Ekspor

Oleh Redaksi 13 May 2026
Kemendes PDT Dorong Hilirisasi Produk Desa Tembus Pasar Ekspor
Kemendes PDT Dorong Hilirisasi Produk Desa Tembus Pasar Ekspor — infopublik.id
Kemendes PDT dan ID SEED mendorong hilirisasi produk desa untuk tembus pasar ekspor global guna meningkatkan nilai tambah ekonomi masyarakat.

Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) menyiapkan skema hilirisasi produk desa agar mampu menembus pasar ekspor internasional. Rencana strategis ini dibahas dalam audiensi antara Menteri Desa PDT Yandri Susanto dan pihak ID SEED di Kantor Kemendes PDT, Jakarta, pada Selasa (12/5/2026).

Kerja sama dengan Indonesia Diaspora SME Export Empowerment & Development (ID SEED) ini bertujuan untuk memasarkan hasil bumi masyarakat desa ke berbagai negara. Produk yang akan dikembangkan meliputi lada, cabai, bawang merah, serai, hingga pisang yang diolah menjadi produk jadi seperti bumbu, selai, dan makanan olahan.

Menteri Desa PDT, Yandri Susanto, menegaskan bahwa Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) akan dilibatkan langsung dalam skema kerja sama tersebut. BUMDesa bertugas memastikan kepastian jumlah produksi, harga produk, hingga jadwal pengiriman ke pasar global.

Tingkatkan Nilai Tambah Melalui Hilirisasi

Yandri menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk hilirisasi nyata karena produk diekspor dalam bentuk barang jadi, bukan lagi bahan mentah. Hal ini bertujuan agar masyarakat desa mendapatkan nilai tambah ekonomi yang lebih besar dari hasil pertanian mereka.

"Konkretkan dari segi harga berapa, jumlahnya berapa, rentang pengiriman berapa lama. Jadi masyarakat tidak jual gelondongan lagi, tapi hilirisasi jadi ada nilai tambah," ujar Yandri. Ekspor produk desa ini tercatat menjadi salah satu dari 12 rencana aksi strategis Kemendes PDT.

Untuk menjaga kualitas produk agar sesuai standar pasar global, Kemendes PDT akan menggandeng Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Selain itu, kementerian juga akan mengerahkan para pendamping desa untuk mengawal secara ketat desa tematik selama proses kontrak berjalan.

Potensi Besar Desa sebagai Mitra Strategis

Ketua Umum ID SEED, Ira Damayanti, menyatakan bahwa pihaknya memilih desa sebagai mitra strategis karena tingginya potensi dan ketangguhan masyarakat setempat. Langkah penjajakan ini sejalan dengan pengembangan Global Market Access Hub untuk kawasan ASEAN dan Arab Saudi.

"Hilirisasi produk unggulan desa memang menjadi perhatian kami agar ada nilai tambah. Ini nanti akan berkelanjutan dan harganya juga akan berbeda dibandingkan bahan mentah," jelas Ira.

Sebagai tindak lanjut, Kemendes PDT dan ID SEED berencana menandatangani nota kesepahaman (MoU) secara langsung di desa penghasil produk terkait. Kerja sama ini diharapkan memiliki dasar hukum yang kuat dan disusun secara presisi sesuai dengan potensi riil di lapangan.

Disarikan dari sumber resmi infopublik.id

Penulis
Redaksi
Jurnalis kami menyajikan berita dengan akurat dan berimbang untuk Anda.
Bagikan:

Komentar Facebook

Link berhasil disalin