Logo
Home Berita

Pembangunan Underpass Bitung Ditargetkan Rampung 2027 untuk Urai Kemacetan Pantura

Oleh Redaksi 13 May 2026
Pembangunan Underpass Bitung Ditargetkan Rampung 2027 untuk Urai Kemacetan Pantura
Pembangunan Underpass Bitung Ditargetkan Rampung 2027 untuk Urai Kemacetan Pantura — infopublik.id
Kementerian PU menargetkan Underpass Bitung rampung pada 2027 guna mengurai kemacetan di Jalur Pantura Serang-Tangerang dan memperlancar mobilitas logistik

Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) menargetkan pembangunan Underpass Bitung di Kabupaten Tangerang, Banten, selesai pada 2027 untuk memperlancar lalu lintas. Hal ini disampaikan oleh Menteri PU, Dody Hanggodo, di Jakarta pada Selasa (12/5/2026), sebagai solusi jangka panjang mengurai kemacetan di Jalur Pantai Utara (Pantura) Serang–Tangerang.

Kehadiran terowongan ini diharapkan dapat mendukung mobilitas masyarakat dan memperlancar distribusi logistik menuju kawasan industri. Kawasan Bitung selama ini dikenal sebagai simpul kepadatan lalu lintas akibat pertemuan arus kendaraan dari arah Serang, Jakarta, dan Curug, terutama pada jam sibuk.

Lokasi proyek berada di ruas nasional Lintas Utara Pulau Jawa, tepatnya di batas Kabupaten Serang/Tangerang hingga batas Kota Tangerang. Pembangunan terowongan dilakukan pada Jalan Pantura STA 0+125 hingga STA 0+475 dengan panjang mencapai 350 meter.

Desain Konstruksi dan Pelebaran Jalan

Konstruksi Underpass Bitung menggunakan desain single cell dengan dua lajur satu arah khusus untuk arus kendaraan dari Tangerang menuju Serang. Penyesuaian desain dilakukan guna menjaga utilitas strategis nasional berupa jalur pipa PT Pertamina Gas sekaligus meningkatkan efektivitas konstruksi.

Selain terowongan utama, Kemen PU melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Banten juga melebarkan jalan di sejumlah titik untuk mencegah penyempitan kendaraan (bottleneck). Pelebaran dari dua menjadi tiga lajur dilakukan pada segmen pertama, yakni setelah underpass menuju akses Tol Bitung sepanjang 150 meter.

Pada segmen kedua di bawah kolong Tol Tangerang–Merak sepanjang 125 meter, jalan dilebarkan dari satu menjadi dua lajur. Sementara itu, pada segmen ketiga setelah kolong tol hingga taper exit ramp Tol Bitung, pelebaran menjadi tiga lajur dilakukan sepanjang 200 meter.

Progres Pembangunan dan Lahan

Hingga saat ini, progres konstruksi fisik Underpass Bitung telah mencapai 27,32 persen. Pembangunan proyek ini didukung oleh dokumen teknis yang komprehensif, mulai dari studi kelayakan, dokumen lingkungan, hingga Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin).

Proyek infrastruktur ini membutuhkan lahan seluas 11.257 meter persegi, dengan realisasi pembebasan lahan yang sudah mencapai 9.094 meter persegi. Sisa lahan seluas 2.163 meter persegi milik PT Pertamina Gas kini telah memperoleh izin prinsip dari pihak terkait. Selama proses konstruksi, masyarakat diimbau untuk mengantisipasi kepadatan serta senantiasa mematuhi rambu dan arahan petugas di lapangan.

Disarikan dari sumber resmi infopublik.id

Penulis
Redaksi
Jurnalis kami menyajikan berita dengan akurat dan berimbang untuk Anda.
Bagikan:

Komentar Facebook

Link berhasil disalin