Logo
Home Berita

Kemenko PMK Sosialisasikan Gerakan SatuJamKu untuk Perkuat Peran Orang Tua di Era Digital

Oleh Redaksi 06 May 2026
Kemenko PMK Sosialisasikan Gerakan SatuJamKu untuk Perkuat Peran Orang Tua di Era Digital
Kemenko PMK Sosialisasikan Gerakan SatuJamKu untuk Perkuat Peran Orang Tua di Era Digital — infopublik.id
Kemenko PMK menyosialisasikan Gerakan Nasional SatuJamKu guna memperkuat peran orang tua dan membatasi penggunaan gawai pada anak di era digital.

Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) menggelar sosialisasi Gerakan Nasional Satu Jam Berkualitas Bersama Keluarga (SatuJamKu) di Jakarta pada Rabu, 6 Mei 2026. Sosialisasi ini bertujuan memperkuat peran keluarga dan orang tua dalam mendampingi anak untuk menghadapi berbagai tantangan di era digital.

Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Keluarga dan Kependudukan Kemenko PMK, Woro Srihastuti Sulistyaningrum, menegaskan perlunya komitmen kuat di dalam keluarga. Gerakan ini mendorong orang tua meluangkan waktu minimal satu jam setiap hari untuk berinteraksi dengan anak tanpa gangguan gawai. "Gerakan ini ingin mengembalikan peran keluarga. Bukan gadget yang mengasuh anak, tetapi orang tua," ujarnya.

Kegiatan ini diselenggarakan secara luring dan daring dengan menggandeng Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, serta Kementerian Komunikasi dan Digital. Langkah strategis ini diambil guna merespons tingginya paparan internet pada anak usia dini yang telah melampaui 40 persen, sementara tingkat pendampingan orang tua belum mencapai 30 persen.

Menekan Risiko Konten Negatif

Woro menyoroti bahwa rendahnya pengawasan orang tua menjadi tantangan serius yang meningkatkan risiko paparan konten negatif pada anak. Berdasarkan laporan CyberTipline NCMEC 2024, Indonesia bahkan menempati peringkat ketiga dunia dalam kasus eksploitasi anak di ranah digital.

Kondisi darurat ini dinilai membutuhkan kerja sama yang menyeluruh dan berkesinambungan dari berbagai pihak. Pengaturan tidak cukup hanya dibebankan pada penyedia sistem elektronik, tetapi juga menuntut partisipasi aktif keluarga sebagai pengguna. Oleh karena itu, gerakan SatuJamKu yang sebelumnya diluncurkan pada 10 Februari 2026 terus digencarkan sebagai solusi nyata.

Kolaborasi untuk Kedekatan Emosional

Melalui SatuJamKu, pemerintah mengajak keluarga untuk kembali membangun interaksi langsung yang berkualitas setiap harinya. Aktivitas sederhana seperti makan bersama, beribadah, bermain, hingga berolahraga dinilai efektif untuk memperkuat kelekatan emosional anggota keluarga. Upaya ini juga sejalan dengan implementasi Asta Mantra Keluarga Berkualitas yang menekankan pengurangan waktu layar anak.

Untuk memperluas dampak gerakan, Kemenko PMK telah berkoordinasi secara aktif dengan Kementerian Dalam Negeri. Kolaborasi ini bertujuan agar pemerintah daerah dapat segera mengintegrasikan SatuJamKu ke dalam kebijakan lokal melalui penerbitan surat edaran. Pendekatan komprehensif ini turut melibatkan organisasi masyarakat, akademisi, dunia usaha, hingga komunitas lokal di berbagai daerah.

Sebagai langkah lanjutan, panduan teknis pelaksanaan telah disiapkan bagi pemerintah daerah agar program berjalan lebih terarah. Pemerintah berharap gerakan ini mampu mengembalikan keluarga sebagai benteng utama perlindungan anak di tengah derasnya arus digitalisasi.

Disarikan dari sumber resmi infopublik.id

Penulis
Redaksi
Jurnalis kami menyajikan berita dengan akurat dan berimbang untuk Anda.
Bagikan:
Link berhasil disalin