Logo
Home Berita

Kisah Relawan Dapur SPPG Bogor Siapkan Ribuan Porsi Makan Bergizi Gratis

Oleh Redaksi 03 May 2026
Kisah Relawan Dapur SPPG Bogor Siapkan Ribuan Porsi Makan Bergizi Gratis
Kisah Relawan Dapur SPPG Bogor Siapkan Ribuan Porsi Makan Bergizi Gratis — bgn.go.id
Kisah Muhammad Dariel, relawan Dapur SPPG Jogjogan Silma 2 Bogor yang teliti menyiapkan ribuan porsi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) setiap hari.

Bogor - Setiap hari sejak dini hari, Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Jogjogan Silma 2 di Bogor sibuk menyiapkan ribuan porsi Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Di tengah rutinitas harian tersebut, seorang relawan bernama Muhammad Dariel Syahrul Ramadhan bertugas secara teliti di bagian pemorsian agar makanan siap didistribusikan kepada para penerima manfaat.

Di tangannya, makanan yang telah dimasak harus dipastikan terbagi dengan tepat, rapi, dan siap dikirim. Tidak ada ruang untuk ketidakkonsistenan, karena setiap porsi untuk anak-anak harus memiliki takaran yang sama.

Tantangan Ketelitian dan Kedisiplinan

Setiap hari, dapur SPPG ini menyiapkan sekitar 2.916 porsi makanan bergizi. Angka yang besar ini menjadi tantangan utama bagi Dariel dalam menjaga ketelitian pada setiap detail pemorsian.

"Setiap hari bisa sampai dua ribu lebih porsi. Jadi kita harus benar-benar teliti," ujar Dariel saat menjelaskan pekerjaannya.

Pekerjaan tersebut menuntut kecepatan sekaligus konsistensi yang tinggi dari para relawan. Dariel harus bekerja dalam ritme yang cepat, namun tetap diwajibkan menjaga standar kebersihan dan kerapian secara ketat.

"Di sini kita belajar disiplin, terutama soal kebersihan dan penggunaan alat pelindung diri (APD). Semua harus steril," jelasnya lebih lanjut.

Tanggung Jawab untuk Penerima Manfaat

Seiring berjalannya waktu, Dariel merasakan bahwa pekerjaannya membawa tanggung jawab yang jauh lebih besar. Ia menyadari sepenuhnya bahwa hidangan yang disiapkan akan langsung dikonsumsi oleh anak-anak.

Kesadaran tersebut mengubah cara kerjanya menjadi lebih berhati-hati, fokus, dan menghindari kesalahan sekecil apa pun. "Yang kita kerjakan ini langsung untuk orang lain. Jadi harus benar-benar dijaga," katanya.

Meskipun ritme kerja yang cepat dan tenggat waktu distribusi sering kali memberikan tekanan, Dariel tetap menikmati proses tersebut. Kekompakan dan kebersamaan dalam tim menjadi kekuatan utama yang menjaga dapur Badan Gizi Nasional (BGN) tetap beroperasi secara optimal.

Dampak Nyata Program MBG

Bagi Dariel, pekerjaan di dapur SPPG juga memiliki makna personal yang mendalam. Ia melihat langsung dampak positif Program MBG, terlebih dua adik kandungnya yang masih bersekolah turut menjadi penerima manfaat makanan dari dapur yang berbeda.

"Kadang di rumah suka cerita soal menu yang mereka dapat. Dari situ saya jadi merasa, memang benar-benar dirasakan manfaatnya," ungkap Dariel.

Di tengah rutinitas pemorsian, Dariel membuktikan bahwa pekerjaannya bukan hanya soal target jumlah, melainkan tentang konsistensi dan kepedulian yang nyata. Ia memastikan setiap porsi yang keluar dari dapur bukan sekadar cukup, tetapi juga layak dan aman hingga ke tangan yang membutuhkan.

Disarikan dari sumber resmi www.bgn.go.id

Penulis
Redaksi
Jurnalis kami menyajikan berita dengan akurat dan berimbang untuk Anda.
Bagikan:
Link berhasil disalin