Logo
Home Berita

Menkomdigi Ungkap Arahan Presiden Prabowo soal Siaran Piala Dunia 2026 di TVRI

Oleh Redaksi 03 May 2026
Menkomdigi Ungkap Arahan Presiden Prabowo soal Siaran Piala Dunia 2026 di TVRI
Menkomdigi Ungkap Arahan Presiden Prabowo soal Siaran Piala Dunia 2026 di TVRI — infopublik.id
Menkomdigi Meutya Hafid ungkap arahan Presiden Prabowo agar siaran Piala Dunia 2026 di TVRI dapat diakses luas oleh seluruh masyarakat secara gratis.

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengungkap adanya perhatian khusus dari Presiden Prabowo Subianto terhadap penyiaran Piala Dunia 2026 melalui TVRI. Hal ini disampaikan Meutya saat menghadiri kegiatan Fun Walk Bola Gembira di kawasan Car Free Day (CFD) Jakarta pada Minggu, 3 Mei 2026.

Arahan tersebut bertujuan memperluas akses siaran agar pertandingan dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat secara gratis. Menurut Menkomdigi, momentum ajang olahraga dunia ini merupakan sarana strategis untuk memperkuat persatuan dan semangat kebangsaan.

"Piala Dunia ini ada atensi khusus dari Presiden agar dapat dinikmati oleh sebanyak-banyaknya masyarakat dan menjadi kebanggaan bersama," ujar Meutya terkait alasan di balik dorongan penyiaran tersebut.

Sosialisasi Melalui Ruang Publik

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama TVRI, Rika Damayanti, menjelaskan bahwa pemilihan lokasi CFD bertujuan untuk mendekatkan program penyiaran kepada masyarakat. Kegiatan serupa turut digelar secara serentak di 29 provinsi dan disiarkan langsung melalui jaringan TVRI nasional.

Selain sebagai hiburan, acara tersebut dimanfaatkan menjadi sarana sosialisasi siaran Piala Dunia yang dijadwalkan pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026. Sosialisasi mencakup edukasi pengaturan kanal TVRI serta mekanisme perizinan kegiatan nonton bareng (nobar) bagi masyarakat.

Komitmen Pemerataan Akses Informasi

TVRI berkomitmen menghadirkan pengalaman menonton yang inklusif dan merata melalui layanan siaran gratis (free-to-air). Dengan dukungan ratusan pemancar dan puluhan stasiun daerah, masyarakat di berbagai pelosok wilayah ditargetkan dapat mengakses pertandingan tanpa hambatan.

"Dengan jaringan pemancar yang tersebar, kami ingin memastikan seluruh masyarakat memiliki kesempatan yang sama untuk menikmati Piala Dunia," kata Rika. Infrastruktur penyiaran tersebut dinilai menjadi kunci utama dalam pemerataan akses informasi dan hiburan berskala global.

Pemerintah menilai penyiaran Piala Dunia 2026 melalui TVRI tidak sekadar berdampak pada sektor hiburan semata. Inisiatif ini juga menjadi bagian dari upaya penguatan karakter sumber daya manusia melalui olahraga, sekaligus memperkuat kohesi sosial secara nasional.

Disarikan dari sumber resmi infopublik.id

Penulis
Redaksi
Jurnalis kami menyajikan berita dengan akurat dan berimbang untuk Anda.
Bagikan:
Link berhasil disalin