KPBI Dukung Program 3 Juta Rumah Presiden Prabowo untuk Kesejahteraan Buruh
Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI) menilai Program 3 Juta Rumah yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto sebagai langkah strategis bagi kesejahteraan pekerja. Ketua Umum KPBI, Ilhamsyah, di Jakarta pada Jumat (1/5/2026), menyatakan bahwa kebutuhan hunian layak masih menjadi persoalan utama buruh di Indonesia.
Menurut Ilhamsyah, sebagian besar pendapatan pekerja saat ini terserap untuk biaya sewa tempat tinggal. "Sekitar 20 hingga 30 persen gaji buruh habis untuk membayar kontrakan, sementara penghasilan mereka terbatas," ujarnya. Ia menegaskan bahwa negara bertanggung jawab memastikan warganya memperoleh hunian yang layak sesuai amanat konstitusi.
Mekanisme pasar saat ini dinilai menyulitkan buruh untuk memiliki rumah karena keterbatasan daya beli. Ilhamsyah mencontohkan, dengan rata-rata penghasilan sekitar Rp5 juta, beban cicilan rumah yang bisa mencapai Rp2 juta tentu dirasa sangat tidak sebanding.
Integrasi Hunian dan Kawasan Industri
Untuk mengatasi masalah tersebut, KPBI mendorong pembangunan perumahan yang terintegrasi langsung dengan kawasan industri. Kedekatan lokasi tempat tinggal dengan tempat kerja dinilai mampu menekan biaya hidup pekerja sekaligus meningkatkan efisiensi pengeluaran harian.
Konsep hunian vertikal seperti apartemen di kawasan industri dianggap sebagai solusi penataan kota yang efektif untuk buruh. "Jika hunian dekat dengan kawasan industri, buruh dapat berjalan kaki atau bersepeda ke tempat kerja, sehingga lebih sehat dan hemat biaya transportasi," jelas Ilhamsyah.
Saat ini, kondisi permukiman buruh di sejumlah kawasan industri masih dinilai belum layak dari sisi fasilitas, meskipun biaya sewanya relatif tinggi. Oleh karena itu, KPBI memberikan dukungan penuh terhadap program pemerintah yang berpihak pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat luas.
Program perumahan dinilai sangat menyentuh kebutuhan dasar yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan buruh. Ilhamsyah berharap Program 3 Juta Rumah dapat segera direalisasikan agar manfaatnya cepat dirasakan oleh para buruh, petani, dan nelayan secara merata.
Disarikan dari sumber resmi infopublik.id