Ajak Warga Rayakan Lebaran Bersama, Presiden Prabowo Adakan Bazar Rakyat di Monas
Untuk memeriahkan momen Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Presiden Prabowo Subianto memerintahkan diadakannya pesta hiburan dan bazar rakyat di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta. Acara ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu petang (28/03/2026).
Melalui sebuah pernyataan tertulis, Teddy Indra Wijaya selaku Sekretaris Kabinet (Seskab) menerangkan bahwa acara ini adalah langkah pemerintah dalam berbagi keceriaan Lebaran. Target utamanya adalah masyarakat umum, terutama penduduk Jakarta yang tidak pulang kampung atau yang baru saja kembali dari mudik, dengan fokus pada keluarga penerima bantuan.
"Melihat antusiasme warga yang luar biasa pada perayaan Lebaran pekan lalu di Istana, Bapak Presiden berharap lebih banyak lagi masyarakat yang bisa merasakan indahnya Idulfitri dalam balutan kehangatan dan rasa persaudaraan," ungkap Seskab.
Berbagai macam hiburan untuk keluarga dan pasar murah telah dipersiapkan. Sebanyak 100.000 voucer belanja bahan pokok dan barang cuma-cuma senilai Rp500.000 dibagikan oleh pemerintah, ditambah dengan 300.000 sajian makanan gratis dari kurang lebih 800 pelaku UMKM dan pedagang kaki lima.
Pasar rakyat ini juga menggandeng para pedagang dari pusat perbelanjaan seperti Senen dan Tanah Abang guna memacu pergerakan ekonomi warga. Untuk menambah kemeriahan suasana, panitia menyiapkan beragam hadiah menarik berupa 1.000 unit sepeda dan 100 unit motor listrik sebagai doorprize yang siap dibagikan kepada para pengunjung.
Rasa kebersamaan turut diwujudkan lewat aneka wahana bermain anak dan panggung musik yang dimeriahkan oleh penampilan grup band Wali serta Bagindas. Berlokasi di Silang Monas, kegiatan yang dihelat dari pukul 16.00 hingga 21.00 WIB ini diproyeksikan menjadi wadah silaturahmi bagi seluruh lapisan masyarakat.
Lewat inisiatif ini, pemerintah berupaya menunjukkan bahwa Idulfitri lebih dari sekadar rutinitas tahunan, melainkan sarana untuk merajut persatuan, menebar kegembiraan, serta semakin merekatkan relasi antara negara dengan warganya.
"Momen Lebaran tahun ini tidak sekadar tentang adat dan tradisi, melainkan wujud nyata hadirnya keceriaan dan kebersamaan bagi kita semua," tutup Seskab. (BPMI Setpres)
Disarikan dari sumber resmi www.setneg.go.id