Logo
Home Berita

Menko PM Optimalkan Orkestrasi Lintas Sektor untuk Hapus Kemiskinan Ekstrem

Oleh Redaksi 28 Apr 2026
Menko PM Optimalkan Orkestrasi Lintas Sektor untuk Hapus Kemiskinan Ekstrem
Menko PM Optimalkan Orkestrasi Lintas Sektor untuk Hapus Kemiskinan Ekstrem — infopublik.id
Menko PM Abdul Muhaimin Iskandar percepat pengentasan kemiskinan ekstrem capai 0 persen pada 2026 melalui orkestrasi lintas kementerian dan lembaga.

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Abdul Muhaimin Iskandar menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat penghapusan kemiskinan ekstrem. Hal tersebut disampaikannya melalui langkah orkestrasi lintas sektor dalam Rapat Tingkat Menteri di Plaza BP Jamsostek, Kuningan, Jakarta, pada Senin (27/4/2026).

Langkah percepatan ini dilakukan dengan mensinergikan program lintas kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah. Upaya tersebut merupakan implementasi Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 yang menugaskan Kemenko PM sebagai koordinator bagi 47 kementerian dan lembaga pelaksana.

Presiden Prabowo Subianto telah menargetkan angka kemiskinan ekstrem mencapai 0 persen pada 2026 dan tingkat kemiskinan nasional turun menjadi 5 persen pada 2029. Menurut Muhaimin, tingkat kemiskinan ekstrem telah berhasil ditekan dari 1,26 persen pada Maret 2024 menjadi 0,78 persen pada September 2025.

Tantangan dan Target Desa Prioritas

Meskipun menunjukkan tren positif, Menko PM mengakui masih terdapat tantangan besar yang perlu segera diatasi. Lebih dari 774 ribu keluarga kelompok desil 1 belum tersentuh program bantuan pemerintah. Wilayah yang belum tersentuh ini meliputi Kulonprogo, Garut, Bogor, Cirebon, dan Cianjur.

Selain itu, data menunjukkan bahwa 8,1 persen keluarga miskin sama sekali belum menerima bantuan. Sementara itu, sebanyak 60,2 persen keluarga dari kelompok desil 1 baru menerima satu hingga dua program perlindungan sosial.

Mengingat sisa waktu yang makin sempit, Kemenko PM akan memfokuskan program pengentasan secara langsung ke daerah kantong kemiskinan. Intervensi ini akan menyasar 16.550 desa atau kelurahan prioritas sesuai dengan Keputusan Menko PM Nomor 6 Tahun 2026.

Untuk mencapai target tersebut, Muhaimin menekankan perlunya perubahan paradigma kerja seluruh instansi dari sekadar serapan anggaran menjadi fokus pada hasil nyata. Kolaborasi kuat lintas sektor akan terus didorong agar penghapusan kemiskinan ekstrem dapat terealisasi secara maksimal.

Disarikan dari sumber resmi infopublik.id

Penulis
Redaksi
Jurnalis kami menyajikan berita dengan akurat dan berimbang untuk Anda.
Bagikan:
Link berhasil disalin