Logo
Home Berita

Hasan Nasbi dan M Qodari Resmi Dilantik Perkuat Strategi Komunikasi Pemerintah

Oleh Redaksi 27 Apr 2026
Hasan Nasbi dan M Qodari Resmi Dilantik Perkuat Strategi Komunikasi Pemerintah
Hasan Nasbi dan M Qodari Resmi Dilantik Perkuat Strategi Komunikasi Pemerintah — setneg.go.id
Presiden Prabowo Subianto melantik Hasan Nasbi dan Muhammad Qodari untuk memperkuat strategi komunikasi publik pemerintah secara efektif dan komprehensif.

Presiden Prabowo Subianto melantik Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi Hasan Nasbi dan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari di Istana Negara, Jakarta, pada Senin, 27 April 2026. Usai pelantikan, kedua pejabat tersebut menyatakan komitmennya untuk memperkuat strategi komunikasi pemerintah agar semakin efektif dan tepat sasaran.

Dalam keterangannya, Hasan menjelaskan bahwa dirinya akan berperan sebagai penasihat strategis. Peran ini bertujuan membantu Presiden Prabowo dalam merumuskan arah serta substansi pesan-pesan pemerintahan.

Hasan juga menegaskan pentingnya sinergi antara pihaknya dengan Badan Komunikasi Pemerintah dan Kementerian Komunikasi dan Digital. Kolaborasi ini dinilai penting agar masyarakat dapat menerima dan memahami program publik dengan lebih baik.

"Supaya pesan-pesan yang ingin diketahui oleh publik itu bisa lebih baik lagi, bisa jauh lebih sampai, dan bisa dipahami," ujar Hasan usai prosesi pelantikan. Ia menambahkan, sinergi ini juga dibutuhkan untuk meluruskan berbagai berita maupun informasi yang tidak benar terhadap pemerintah.

Tantangan Dinamika Media

Sementara itu, Muhammad Qodari menyebut jabatan sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah merupakan sebuah tanggung jawab besar. Amanah tersebut selaras dengan banyaknya program pemerintah yang memerlukan sosialisasi dan komunikasi komprehensif.

Qodari menyadari bahwa pekerjaan besar ini membutuhkan kerja sama yang erat dengan seluruh kementerian dan lembaga pemerintah. Ia juga mengajak para pemangku kepentingan, terutama insan media yang telah lama dikenalnya, untuk bersinergi secara optimal.

Berbagai program di bawah pemerintahan Presiden Prabowo diakui memiliki cakupan yang sangat mendasar dan luas. Oleh karena itu, Qodari menilai pemerintah membutuhkan upaya komunikasi yang masif serta terkoordinasi dengan baik agar pesan sampai ke akar rumput.

Lebih lanjut, Qodari turut menyoroti lanskap media yang kini semakin dinamis seiring pesatnya perkembangan media sosial. Kehadiran media sosial yang kerap berperilaku layaknya pers konvensional, namun terikat regulasi yang berbeda, diakui menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah saat ini.

Disarikan dari sumber resmi www.setneg.go.id

Penulis
Redaksi
Jurnalis kami menyajikan berita dengan akurat dan berimbang untuk Anda.
Bagikan:
Link berhasil disalin