Logo
Home Berita

Pemerintah Perluas Pemanfaatan IoT dan AI di Sektor Pertanian untuk Pemerataan Ekonomi

Oleh Redaksi 25 Apr 2026
Pemerintah Perluas Pemanfaatan IoT dan AI di Sektor Pertanian untuk Pemerataan Ekonomi
Pemerintah Perluas Pemanfaatan IoT dan AI di Sektor Pertanian untuk Pemerataan Ekonomi — infopublik.id
Pemerintah memperluas pemanfaatan IoT dan AI di sektor pertanian untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan mewujudkan pemerataan ekonomi nasional.

Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) terus mendorong pemanfaatan teknologi Internet of Things (IoT) dan Artificial Intelligence (AI) untuk memperkuat sektor pertanian nasional. Upaya tersebut disampaikan oleh Direktur Jenderal Ekosistem Digital Kemkomdigi, Edwin Hidayat Abdullah, dalam forum diskusi di Koperasi Pondok Pesantren Al Ittifaq, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada Sabtu, 25 April 2026. Menurutnya, digitalisasi menjadi pilar utama untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan merata hingga ke pelosok daerah.

Edwin menjelaskan bahwa teknologi digital tidak sekadar berfungsi sebagai pendukung, tetapi telah menjadi faktor pengungkit berbagai sektor ekonomi. Pemanfaatan ini kini telah diterapkan luas mulai dari sektor pertanian, peternakan, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Perluasan ekosistem digital diyakini menjadi kunci dalam meningkatkan produktivitas sekaligus mewujudkan pemerataan pembangunan.

Peran IoT dan AI dalam Modernisasi Pertanian

Terkait penerapan IoT, teknologi tersebut merupakan bagian krusial dari ekosistem digital yang berperan penting dalam modernisasi pertanian dan perikanan. Penggunaan IoT mampu meningkatkan efisiensi melalui pemantauan akurat terhadap kadar air, unsur hara, pencahayaan, dan kelembapan. Melalui inovasi ini, proses pengairan dan pemupukan di lahan pertanian dapat dilakukan secara lebih presisi.

"Hasilnya, kualitas tanaman meningkat dan biaya produksi bisa ditekan. Produk menjadi lebih baik dan bernilai jual lebih tinggi," tegas Edwin. Ia menyebutkan bahwa penerapan IoT terbukti dapat menekan penggunaan air hingga sekitar 70 persen, sementara efisiensi pemupukan mengalami peningkatan sebesar 30 hingga 50 persen.

Di samping IoT, pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) juga berpotensi besar memperkuat sistem pengolahan data pertanian. Teknologi AI sangat berguna untuk mengantisipasi ketidakstabilan hasil panen yang kerap diakibatkan oleh perubahan cuaca. Saat ini, pemerintah terus mendorong pengumpulan data sebagai basis utama pengembangan aplikasi AI di sektor tersebut.

Peningkatan Infrastruktur dan Kapasitas Masyarakat

Ke depan, pemerintah berkomitmen memperluas pengembangan digitalisasi melalui berbagai program pelatihan dan pendampingan. Langkah strategis ini bertujuan agar masyarakat dan petani di berbagai daerah mampu memanfaatkan teknologi canggih secara optimal.

Sebagai langkah penunjang, penguatan infrastruktur konektivitas juga ditetapkan sebagai prioritas utama. Pembangunan sarana prasarana ini dilakukan guna memastikan seluruh akses layanan digital dapat menjangkau desa dan wilayah terpencil di seluruh Indonesia.

Disarikan dari sumber resmi infopublik.id

Penulis
Redaksi
Jurnalis kami menyajikan berita dengan akurat dan berimbang untuk Anda.
Bagikan:
Link berhasil disalin