Cerita Orang Tua Kawal Program Makan Bergizi Gratis di Bogor
Pagi hari di SDN Jogjogan 01, Kabupaten Bogor, diwarnai antusiasme para ibu yang secara sukarela mengawal Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pada Jumat (17/4), kelompok orang tua siswa ini turun tangan langsung memeriksa dan mendistribusikan makanan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) guna memastikan keamanan asupan gizi anak-anak mereka.
Keterlibatan para ibu ini berawal dari rasa ingin tahu dan kekhawatiran terhadap sejumlah pemberitaan terkait program MBG. Alih-alih menjauh, mereka memilih untuk terjun langsung mengawasi proses distribusi di sekolah.
Salah satu koordinator kelas, Hasanah, menjelaskan bahwa pengecekan makanan selalu dilakukan sebelum disalurkan ke siswa. "Kami selalu cek dulu makanannya, memastikan jumlahnya pas dan aman untuk anak-anak," ujarnya.
Membangun Kepercayaan Lewat Pengawasan
Kehadiran para ibu ini tidak hanya melancarkan distribusi, tetapi juga membangun rasa percaya di kalangan orang tua. Pengawasan langsung memberikan ketenangan bahwa anak-anak mereka mendapatkan makanan yang aman dan bergizi.
Selain itu, program dari Badan Gizi Nasional ini dinilai sangat meringankan beban harian para ibu. Rutinitas pagi untuk menyiapkan bekal kini menjadi lebih praktis karena anak-anak sudah terjamin mendapat asupan gizi di sekolah.
"Menunya juga variatif, rasanya enak, dan tampilannya menarik. Dengan adanya MBG, kami jadi lebih tenang," tutur salah satu perwakilan koordinator kelas.
Kolaborasi Positif dengan SPPG
Anak-anak pun menyambut antusias program yang telah berjalan sejak Oktober lalu tersebut. Meski ada beberapa preferensi menu makanan yang beragam, para ibu secara aktif menyampaikan evaluasi dan masukan kepada pihak SPPG.
Pihak SPPG Jogjogan Cisarua dinilai sangat kooperatif dan responsif dalam menerima keluhan maupun saran terkait kelancaran program. Kolaborasi ini turut membantu pihak sekolah agar para guru dapat tetap fokus pada kegiatan belajar mengajar.
Lebih dari sekadar pemenuhan gizi, MBG telah menjadi ruang kolaborasi erat antara sekolah dan orang tua. "Jangan takut dengan MBG, ini program yang sangat baik. Kita perlu ikut mengawasi bersama, insyaallah aman," tutup perwakilan orang tua siswa tersebut.
Disarikan dari sumber resmi www.bgn.go.id