Logo
Home Berita

Wikipedia Terancam Diblokir di Indonesia, Menkomdigi Panggil Wikimedia Besok

Oleh Redaksi 22 Apr 2026
Meutya Hafid, Menteri Komdigi saat Memberikan Keterangan Pers
Meutya Hafid, Menteri Komdigi saat Memberikan Keterangan Pers — Kabar Golkar
Layanan ensiklopedia daring populer, Wikipedia, berada di ambang pemutusan akses di Indonesia.

JAKARTA – Layanan ensiklopedia daring populer, Wikipedia, berada di ambang pemutusan akses di Indonesia. Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, menyatakan telah menjadwalkan pemanggilan terhadap pihak Wikimedia Indonesia pada Kamis (23/4/2026) besok untuk membahas nasib platform tersebut.

Ancaman pemblokiran ini mencuat setelah Wikimedia Foundation, organisasi nirlaba yang mengelola Wikipedia, belum kunjung mendaftarkan diri sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) Lingkup Privat hingga batas waktu yang ditentukan.

"Wikipedia, akan ada pertemuan besok, akan ada pemanggilan yang dilakukan besok. Nanti kita kabari update-nya," ujar Meutya Hafid dalam jumpa pers di Gedung Komdigi, Jakarta Pusat, Rabu (22/4/2026).

Akar Permasalahan: Aturan PSE

Berdasarkan regulasi yang tertuang dalam Permenkominfo No. 5 Tahun 2020, setiap platform digital yang beroperasi di Indonesia wajib mendaftar sebagai PSE demi tata kelola ruang digital dan perlindungan data. Komdigi mengklaim telah memberikan waktu yang cukup panjang sejak November 2025 bagi Wikimedia untuk melengkapi proses administrasi.

Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital, Alexander Sabar, menegaskan bahwa pemerintah tidak akan ragu mengambil langkah tegas jika kewajiban hukum ini tetap diabaikan.

"Kami sudah memberikan perpanjangan waktu terakhir selama 7 hari sejak 15 April lalu. Jika tetap tidak ada kepatuhan, pemutusan akses adalah konsekuensi logisnya," tegas Alexander.

Respons Wikimedia Foundation

Di sisi lain, Wikimedia Foundation menyatakan kekhawatirannya. Melalui akun resmi @idwiki, mereka menilai bahwa kewajiban pendaftaran PSE mengandung unsur yang dapat mengancam privasi editor serta berpotensi menjadi alat penyensoran di ruang digital.

Dalam pernyataannya, pihak Wikimedia bermaksud menjelaskan posisi unik mereka sebagai lembaga non-profit yang berbeda dari perusahaan teknologi komersial lainnya. Mereka menekankan bahwa pemblokiran Wikipedia akan merugikan jutaan warga Indonesia dalam mengakses sumber pengetahuan gratis terbesar di dunia.

Dampak yang Mulai Terasa

Meski pemblokiran total belum dilakukan, pembatasan terbatas dilaporkan sudah mulai dirasakan sejak Februari 2026, khususnya pada tautan pendaftaran kontributor baru (auth.wikimedia.org). Hal ini membuat para sukarelawan editor di Indonesia kesulitan untuk memperbarui konten informasi di situs tersebut.

Publik kini menunggu hasil pertemuan besok yang akan menentukan apakah Wikipedia akan mengikuti jejak platform besar lainnya yang patuh, atau justru menyusul daftar situs yang dilarang di tanah air.

Penulis
Redaksi
Jurnalis kami menyajikan berita dengan akurat dan berimbang untuk Anda.
Bagikan:
Link berhasil disalin