Pemerintah Jamin Kesiapan Pangan Jemaah Haji Indonesia 2026
Pemerintah memastikan kesiapan pemenuhan kebutuhan pangan bagi jemaah haji Indonesia tahun 2026 atau 1447 Hijriah. Kesiapan ini dibahas dalam rapat koordinasi lintas kementerian dan lembaga yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, di Jakarta pada Selasa (21/4/2026).
Zulkifli mengatakan, pemerintah berkomitmen menyediakan pangan yang aman dan berkualitas. Hidangan tersebut juga disesuaikan dengan cita rasa Nusantara guna mendukung kenyamanan jemaah selama beribadah di Tanah Suci.
Rincian Kuota dan Paket Makanan
Berdasarkan Keputusan Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2025, jemaah haji Indonesia tahun 2026 berjumlah 203.320 orang. Angka ini mencakup kuota pembimbing dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) serta Petugas Haji Daerah. Sementara itu, sekitar 17.680 jemaah haji khusus tidak masuk dalam skema pembiayaan pemerintah.
Sejalan dengan jumlah jemaah tersebut, pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah telah menyiapkan pemenuhan pangan dalam skala besar. Alokasi yang disiapkan mencapai 1.232.520 paket makanan siap saji serta suplai 300,9 ton bumbu masakan.
"Penyediaan ini dirancang agar distribusi pangan dapat berjalan tepat waktu sejak kedatangan jemaah hingga seluruh rangkaian ibadah selesai," ujar Zulkifli.
Seleksi Ketat Penyedia Konsumsi
Dalam implementasinya, pemerintah menyiapkan berbagai variasi menu makanan khas Indonesia. Penggunaan bumbu Nusantara diprioritaskan untuk menjaga cita rasa yang sesuai dengan selera para jemaah.
Zulkifli menambahkan, penyediaan pangan dilakukan melalui proses seleksi vendor yang ketat dan transparan. Seleksi ini melibatkan perusahaan nasional yang memenuhi standar kualitas serta keamanan pangan. Langkah tersebut penting untuk memastikan kelancaran produksi massal sekaligus menjaga mutu layanan konsumsi.
Melalui sinergi kementerian, lembaga, dan dukungan pelaku usaha, pemerintah optimistis pemenuhan kebutuhan ini dapat berjalan lancar. "Pangan untuk jemaah haji Indonesia aman, insyaallah cukup, lengkap, dan tidak kurang," pungkas Zulkifli.
Disarikan dari sumber resmi infopublik.id