Logo
Home Berita

Bank Dunia Minta Maaf Usai Koreksi Proyeksi Ekonomi Indonesia 2026

Oleh Redaksi 22 Apr 2026
Bank Dunia Minta Maaf Usai Koreksi Proyeksi Ekonomi Indonesia 2026
Bank Dunia Minta Maaf Usai Koreksi Proyeksi Ekonomi Indonesia 2026 — infopublik.id
Bank Dunia secara resmi meminta maaf usai memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2026 dari 4,8 persen menjadi 4,7 persen.

Bank Dunia menyampaikan permohonan maaf kepada Pemerintah Indonesia usai memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi pada tahun 2026. Permintaan maaf tersebut disampaikan langsung kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat melakukan pertemuan di Amerika Serikat pekan lalu.

Sebelumnya, laporan Bank Dunia bertajuk East Asia and Pacific Economic Update April 2026 merevisi proyeksi ekonomi Indonesia dari 4,8 persen menjadi 4,7 persen. Purbaya menjelaskan, koreksi tersebut dipublikasikan sebelum adanya diskusi internal dengan pimpinan tertinggi Bank Dunia.

"Begitu ketemu di sana, dia minta maaf. Dia minta maaf karena dipublikasikan sebelum diskusi dengan bosnya di sana," ujar Purbaya di Jakarta, Selasa (21/4/2026). Meskipun ditawari revisi ulang atas laporan tersebut, Pemerintah Indonesia secara tegas memilih menolak tawaran itu.

Pembuktian Melalui Reformasi Ekonomi

Purbaya menekankan, pihaknya sengaja menolak revisi untuk membuktikan secara langsung bahwa proyeksi dari lembaga internasional tersebut terlalu rendah. Ia sangat optimis pertumbuhan ekonomi nasional akan mampu melampaui angka yang diperkirakan oleh Bank Dunia.

Sikap optimis ini didorong oleh langkah reformasi besar-besaran yang tengah berjalan secara masif di berbagai sektor pemerintahan. Upaya perbaikan strategis tersebut mencakup Direktorat Jenderal Pajak, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, serta kementerian dan lembaga terkait lainnya.

Lebih lanjut, Purbaya menambahkan bahwa Indonesia memiliki ketahanan yang lebih kokoh dibandingkan negara lain karena telah memperkuat fondasi ekonominya sejak dini. "Sebelum pergolakan di global itu terjadi dan sebelum perang, kita sudah perbaiki ekonominya di sini," pungkasnya.

Disarikan dari sumber resmi infopublik.id

Penulis
Redaksi
Jurnalis kami menyajikan berita dengan akurat dan berimbang untuk Anda.
Bagikan:
Link berhasil disalin