Menko Polkam dan Gubernur Kalbar Tinjau Sekolah Rakyat di Pontianak
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago bersama Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan meninjau langsung Sekolah Rakyat SRT 53 di Pontianak pada Kamis (16/4/2026). Peninjauan ini bertujuan memastikan kualitas proses pembelajaran, kesiapan fasilitas, serta efektivitas pendidikan berasrama bagi siswa dari keluarga kurang mampu.
Kunjungan tersebut turut didampingi oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Ahmad Wiyagus beserta jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Kehadiran jajaran pemerintah pusat dan daerah ini menegaskan peran negara dalam memperluas akses pendidikan yang inklusif serta berkelanjutan.
Motivasi untuk Siswa Berasrama
Di hadapan para siswa dan tenaga pendidik, Menko Polkam memberikan motivasi pentingnya memanfaatkan fasilitas pendidikan secara optimal. "Kalian di sini sekolah dibiayai oleh negara, dari rakyat dan pajak, agar kalian bisa sukses," tegas Djamari Chaniago.
Ia mengingatkan para siswa untuk belajar bersungguh-sungguh dan menghargai peran guru serta pengasuh asrama layaknya keluarga sendiri. Semua fasilitas yang meliputi pakaian, makanan, hingga tenaga pendidik, telah disediakan sebagai wujud kepedulian nyata pemerintah.
"Manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya dan gantungkan cita-cita setinggi langit. Siapa tahu dari sini lahir pemimpin bangsa," pesan Djamari. Ia juga meminta siswa agar rajin beribadah dan tidak ragu jika ingin menyampaikan keluhan kepada pengasuh.
Putus Rantai Kemiskinan Melalui Pendidikan
Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian pemerintah pusat terhadap dunia pendidikan di wilayahnya. Kehadiran Menko Polkam dinilai mampu memberikan dorongan moral yang besar bagi siswa dan tenaga pendidik Sekolah Rakyat.
Menurut Norsan, konsep sekolah berasrama dengan pembiayaan penuh dari negara adalah solusi strategis bagi anak-anak kurang mampu untuk memperoleh hak pendidikan. "Sekolah Rakyat ini menjadi instrumen penting dalam memutus rantai kemiskinan dan memastikan kesempatan sukses tanpa kendala biaya," ujarnya.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus berkomitmen untuk membangun sumber daya manusia yang unggul melalui sinergi bersama pemerintah pusat. Norsan berharap layanan pendidikan di SRT 53 dapat melahirkan generasi emas yang sehat, berkarakter, dan memiliki daya saing global.
Pada penutup kunjungan, pemerintah menyerahkan bantuan simbolis berupa perlengkapan olahraga dan sarana penunjang aktivitas belajar. Dukungan ini diharapkan mampu mendorong tingkat kesehatan fisik, kreativitas, hingga pengembangan bakat ekstrakurikuler siswa di asrama.
Disarikan dari sumber resmi infopublik.id