Logo
Home Berita

BGN Dorong Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoaks Program MBG

Oleh Redaksi 16 Apr 2026
BGN Dorong Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoaks Program MBG
BGN Dorong Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoaks Program MBG — bgn.go.id
Badan Gizi Nasional (BGN) mendorong Pemprov Sulteng menggandeng influencer lokal untuk menangkal hoaks Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Badan Gizi Nasional (BGN) mendorong Satuan Tugas (Satgas) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) untuk menggandeng influencer atau kreator konten lokal. Langkah strategis ini dibahas dalam kunjungan dinas BGN ke Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sulteng di Palu pada Kamis (16/4), guna menangkal hoaks dan memastikan informasi publik tetap akurat.

Dalam pertemuan tersebut, BGN bersama Balai Karantina Indonesia mematangkan strategi komunikasi publik lintas sektor. Salah satu fokus utamanya adalah memperkuat literasi digital dan sistem filtrasi disinformasi di tengah masyarakat.

Satgas MBG Sulteng yang diketuai Gubernur dan dikoordinasikan oleh Wakil Gubernur kini mulai mengadopsi pendekatan komunikasi yang lebih adaptif. Edukasi kepada masyarakat akan dilakukan melalui pendekatan soft selling yang natural oleh para kreator lokal.

Kolaborasi Antardaerah dan Optimalisasi Kanal

Selain pelibatan influencer, optimalisasi kanal komunikasi publik juga akan dilakukan melalui penayangan konten edukasi di videotron pada sejumlah ruas jalan protokol. BGN turut memproduksi film dokumenter yang ditayangkan secara khusus melalui kanal YouTube resmi mereka agar menjangkau audiens secara luas.

BGN juga menjajaki kerja sama dengan Pemerintah Daerah Jawa Timur untuk memperkuat strategi komunikasi ini. Langkah tersebut diambil karena Jawa Timur dinilai telah memiliki praktik baik dalam pengelolaan dan penanganan isu hoaks di daerahnya.

Kepala Biro Hukum dan Humas BGN, Khairul Hidayati, menegaskan pentingnya penguatan komunikasi publik untuk mendukung keberhasilan program di tingkat daerah. Mengingat MBG berdampak langsung pada masyarakat, pemerintah harus memastikan informasi yang beredar tidak menyesatkan.

"Upaya filtrasi hoaks dan penguatan literasi digital menjadi bagian dari strategi utama yang kami dorong bersama daerah," ujar Khairul di Palu, Kamis (16/4). Ia menambahkan bahwa penanganan hoaks membutuhkan sinergi antardaerah agar komunikasi publik lebih kuat dan terarah.

Khairul juga menekankan perlunya pendekatan yang humanis dan dekat dengan keseharian masyarakat masa kini. Melalui pelibatan influencer lokal, pesan edukasi positif seputar MBG diharapkan lebih mudah diterima sekaligus dipercaya oleh publik.

Disarikan dari sumber resmi www.bgn.go.id

Penulis
Redaksi
Jurnalis kami menyajikan berita dengan akurat dan berimbang untuk Anda.
Bagikan:
Link berhasil disalin