Program Makan Bergizi Gratis Topang Ekonomi Relawan di Bengkulu
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Padang Serai, Bengkulu, berhasil menopang perekonomian keluarga relawan pada Kamis (16/4). Putri Verona, seorang ibu yang merawat anak penyandang disabilitas, merasakan langsung dampak positif program inisiasi Badan Gizi Nasional tersebut setelah diterima sebagai relawan bagian pengolahan makanan.
Putri menceritakan bahwa kehidupan ekonominya sebelum bergabung dengan SPPG tergolong sulit. Suaminya bekerja sebagai sopir lintas dengan penghasilan tidak menentu, sehingga mereka kerap bergantung pada bantuan keluarga maupun pinjaman uang.
Ia merupakan ibu dari tiga anak dengan beban hidup yang cukup berat. Anak pertamanya adalah penyandang disabilitas berusia 11 tahun, anak keduanya meninggal saat berusia tiga bulan, dan anak bungsunya kini masih balita.
Peluang Ekonomi di Tengah Kesulitan
Kehadiran SPPG memberikan jalan keluar bagi Putri untuk membantu perekonomian keluarganya yang sedang kesulitan. Ia tanpa ragu langsung mendaftar ketika mendapat informasi dari teman-temannya, dan bersyukur bisa diterima berkerja di dapur tersebut.
Penghasilan sebesar Rp105.000 per hari kini menjadi tambahan penting bagi keberlangsungan hidup keluarganya. Dana tersebut digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, termasuk membeli susu rutin yang wajib dikonsumsi oleh anak disabilitasnya.
Meskipun rutin bekerja, Putri tetap mampu menjalankan perannya sebagai ibu secara maksimal setiap hari. Anak-anaknya dititipkan kepada sang nenek selama ia bekerja, terlebih jam kerjanya dinilai tidak mengganggu waktu istirahat malam keluarga.
Manfaat Gizi dan Harapan Masa Depan
Selain manfaat finansial, Program MBG juga dirasakan khasiatnya secara langsung oleh anak bungsunya. Asupan gizi sang anak kini menjadi lebih terjamin karena terbukti cocok dengan makanan yang disediakan oleh unit pelayanan tersebut.
Putri diketahui telah bergabung sebagai relawan SPPG Padang Serai sejak 6 Oktober 2025, tepat saat unit tersebut mulai beroperasi penuh. Bagi dirinya, pekerjaan ini bukan sekadar sumber pendapatan harian melainkan harapan bagi kehidupan dan masa depan yang lebih baik.
Ia sangat berharap program yang berada di bawah pengawasan Badan Gizi Nasional ini dapat terus berjalan ke depannya. "Kalau bisa jangan sampai hilang. Ini sudah sangat membantu kami," ujar Putri penuh harap terkait kelangsungan Program MBG.
Disarikan dari sumber resmi www.bgn.go.id