Logo
Home Berita

Kuota PBI BPJS Kesehatan 2026 Capai 96,8 Juta Jiwa, Anggaran Sentuh Rp48,7 Triliun

Oleh Redaksi 16 Apr 2026
Kuota PBI BPJS Kesehatan 2026 Capai 96,8 Juta Jiwa, Anggaran Sentuh Rp48,7 Triliun
Kuota PBI BPJS Kesehatan 2026 Capai 96,8 Juta Jiwa, Anggaran Sentuh Rp48,7 Triliun — infopublik.id
Kemensos menetapkan kuota PBI BPJS Kesehatan 2026 sebanyak 96,8 juta jiwa dengan anggaran Rp48,7 triliun per tahun untuk warga miskin dan rentan.

JAKARTA - Kementerian Sosial (Kemensos) menetapkan kuota Penerima Bantuan Iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (PBI BPJS) Kesehatan tahun 2026 sebanyak 96,8 juta jiwa dengan alokasi anggaran mencapai Rp48,7 triliun per tahun. Penetapan ini disampaikan oleh Menteri Sosial Saifullah Yusuf dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI di Jakarta, Rabu (15/4/2026).

Langkah strategis ini merupakan upaya negara dalam menjamin perlindungan kesehatan bagi masyarakat miskin dan rentan. Para penerima manfaat tersebut dipastikan masuk dalam kategori desil 1 hingga 5 berdasarkan rujukan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Menteri Sosial Saifullah Yusuf, atau yang akrab disapa Gus Ipul, menjelaskan bahwa pemerintah rutin menyetorkan dana sekitar Rp4,06 triliun setiap bulannya. Dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tersebut disetorkan oleh Kementerian Kesehatan kepada BPJS Kesehatan.

Pemutakhiran Data dan Distribusi Kuota

Saat ini, jumlah penduduk miskin secara nasional tercatat berada di angka 23,8 juta jiwa. Merespons hal tersebut, pemerintah tengah merumuskan distribusi kuota secara lebih merata ke tiap kabupaten dan kota dengan mempertimbangkan variabel tingkat kemiskinan masing-masing wilayah.

Terkait dinamika data kepesertaan, pemerintah sebelumnya sempat menonaktifkan 11 juta peserta PBI BPJS pada Februari 2026. Kebijakan penonaktifan ini diambil setelah ditemukan adanya ketidaksesuaian data peserta dengan kriteria di dalam DTSEN.

Meski demikian, proses pemutakhiran data terus berjalan untuk menjamin hak masyarakat. Hingga 11 April 2026, tercatat sebanyak 2,15 juta orang telah berhasil melakukan reaktivasi kepesertaan mereka.

Dari total jumlah reaktivasi tersebut, 305.800 orang kembali terdaftar sebagai peserta PBI. Sementara itu, sisanya beralih ke segmen lain seperti penerima bantuan pemerintah daerah, peserta mandiri, hingga kategori pekerja.

Gus Ipul menegaskan bahwa akurasi data sangat penting dalam penyaluran bantuan sosial agar tepat sasaran. Ia berharap kuota program PBI BPJS Kesehatan dapat terus bertambah di masa mendatang seiring dengan penyesuaian kondisi perekonomian nasional.

Disarikan dari sumber resmi infopublik.id

Penulis
Redaksi
Jurnalis kami menyajikan berita dengan akurat dan berimbang untuk Anda.
Bagikan:
Link berhasil disalin