Logo
Home Berita

BPJS Kesehatan Rilis Pandawa 24 Jam, Menkomdigi Dukung Transformasi Layanan Digital

Oleh Redaksi 16 Apr 2026
BPJS Kesehatan Rilis Pandawa 24 Jam, Menkomdigi Dukung Transformasi Layanan Digital
BPJS Kesehatan Rilis Pandawa 24 Jam, Menkomdigi Dukung Transformasi Layanan Digital — infopublik.id
Menkomdigi Meutya Hafid mendukung peluncuran Pandawa 24 Jam dari BPJS Kesehatan yang mempermudah akses layanan publik berbasis digital bagi masyarakat.

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS Kesehatan) resmi menghadirkan layanan administrasi 24 jam melalui kanal WhatsApp bernama Pandawa. Peluncuran ini berlangsung di Kantor Pusat BPJS Kesehatan, Jakarta Pusat, pada Rabu (15/4/2026). Langkah ini bertujuan mempermudah akses pelayanan tanpa antre dan tanpa batas waktu bagi masyarakat.

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, menilai inovasi tersebut sebagai langkah strategis. Inovasi ini sejalan dengan kebutuhan masyarakat yang kini semakin aktif di ruang digital. "Masyarakat telah hidup di ruang digital, maka layanan publik juga harus mengikuti," ujar Meutya.

Menurut Meutya, kecepatan pelayanan publik saat ini menjadi faktor krusial yang harus diperhatikan pemerintah. Kecepatan pelayanan tidak hanya terkait kenyamanan, tetapi juga berdampak langsung pada keselamatan masyarakat. "Beda lima menit penanganan, hasilnya bisa jadi berbeda terhadap kelangsungan hidup seseorang," tegasnya.

Dukung Transformasi Digital Nasional

Meutya turut memberikan apresiasi kepada BPJS Kesehatan sebagai penggagas utama layanan Pandawa 24 Jam. Ia memandang hal tersebut sebagai aksi konkret dalam mendukung percepatan transformasi digital berskala nasional. "Ini adalah langkah nyata BPJS Kesehatan dalam menghadirkan layanan yang lebih baik," jelas Meutya.

Transformasi layanan publik berbasis digital ini didukung oleh tingginya tingkat konektivitas di Indonesia. Berdasarkan data, sekitar 230 juta jiwa atau 80,66 persen penduduk Indonesia telah terhubung ke jaringan internet. Mayoritas dari pengguna tersebut aktif memanfaatkan platform komunikasi berbasis obrolan atau chat.

Pentingnya Kolaborasi Lintas Sektor

Menkomdigi memaparkan bahwa sekitar 90,8 persen pengguna internet di Tanah Air menggunakan platform pesan singkat. Angka tersebut menunjukkan bahwa layanan administrasi berbasis chat merupakan pilihan paling tepat untuk menjangkau warga secara efektif.

Ke depan, penguatan layanan publik membutuhkan dukungan kolaborasi lintas sektor agar dapat berjalan terintegrasi dan efisien. Meutya berharap terobosan ini dapat meningkatkan kepercayaan sekaligus memberikan manfaat luas bagi publik. "Keberhasilan transformasi digital sangat ditopang oleh kolaborasi," pungkasnya.

Disarikan dari sumber resmi infopublik.id

Penulis
Redaksi
Jurnalis kami menyajikan berita dengan akurat dan berimbang untuk Anda.
Bagikan:
Link berhasil disalin