Logo
Home Berita

Kuota Bedah Rumah Jabar Naik Jadi 40 Ribu Unit, Kemen PKP Percepat Program BSPS

Oleh Redaksi 14 Apr 2026
Kuota Bedah Rumah Jabar Naik Jadi 40 Ribu Unit, Kemen PKP Percepat Program BSPS
Kuota Bedah Rumah Jabar Naik Jadi 40 Ribu Unit, Kemen PKP Percepat Program BSPS — infopublik.id
Kemen PKP resmi menambah kuota Program Bedah Rumah (BSPS) di Jabar menjadi 40 ribu unit pada 2026 untuk atasi RTLH dan dorong ekonomi lokal.

Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (Kemen PKP) resmi meluncurkan percepatan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah di Provinsi Jawa Barat pada Senin (13/4/2026). Langkah strategis ini diambil untuk mempercepat penanganan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Menteri PKP, Maruarar Sirait, menegaskan bahwa BSPS menjadi instrumen utama pemerintah dalam meningkatkan kualitas hunian Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Ia menyebut alokasi kuota BSPS di Jawa Barat meningkat drastis dari 6.374 unit pada tahun lalu menjadi 40.000 unit pada tahun ini.

Peningkatan kuota tersebut secara khusus juga menyasar wilayah dengan tingkat kebutuhan tinggi seperti Kabupaten Bandung. Pada tahun 2025, alokasi BSPS di wilayah tersebut hanya berjumlah 35 unit, tetapi melonjak tajam menjadi 1.200 unit rumah pada tahun 2026.

Dorong Ekonomi Lokal dan Efisiensi Anggaran

Selain memperbaiki fisik hunian, program bedah rumah ini juga dirancang untuk menggerakkan roda ekonomi lokal masyarakat. Kemen PKP memastikan pelaksanaan BSPS menggunakan produk material dalam negeri, seperti pemanfaatan genteng dari pengusaha UMKM di Jawa Barat.

Dalam peluncuran tersebut, pemerintah juga melakukan simulasi Pemilihan Toko Terbuka (PTT) di Kecamatan Ketapang. Sistem transaksi ini diterapkan untuk meningkatkan transparansi serta efisiensi penggunaan anggaran bedah rumah.

Dari total anggaran Rp175 juta untuk pembangunan 10 unit rumah, diperoleh efisiensi sebesar 6,83 persen atau sekitar Rp11,95 juta. Dana hasil efisiensi tersebut kemudian langsung dikembalikan kepada masyarakat penerima bantuan agar lebih bermanfaat.

Dukungan Lintas Sektor untuk Masyarakat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengapresiasi dukungan penuh pemerintah pusat terhadap percepatan penanganan RTLH di wilayahnya. Menurutnya, program BSPS ini sangat krusial mengingat masih banyaknya warga yang mendiami rumah tidak layak huni di Jawa Barat.

Dukungan senada juga diungkapkan oleh Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, yang hadir dalam acara tersebut. Ia menilai program bedah rumah memiliki dampak yang sangat nyata bagi masyarakat dan berjanji akan terus mengawalnya agar berjalan optimal di lapangan.

Sementara itu, Bupati Bandung Dadang Supriatna menyatakan kesiapan jajaran pemerintah daerahnya dalam memfasilitasi pendataan dan pendampingan warga penerima manfaat. Melalui pendekatan pemberdayaan berkelanjutan, masyarakat penerima bantuan akan dilibatkan secara langsung dalam setiap proses pembangunan rumahnya.

Disarikan dari sumber resmi infopublik.id

Penulis
Redaksi
Jurnalis kami menyajikan berita dengan akurat dan berimbang untuk Anda.
Bagikan:
Link berhasil disalin